Akurat Logo

Ternyata, Terlalu Dekat Menonton Televisi Bisa Merusak Mata Hanya Mitos

Khaerul S | 22 April 2019, 15:27 WIB
Ternyata, Terlalu Dekat Menonton Televisi Bisa Merusak Mata Hanya Mitos

AKURAT.CO Saat menonton televisi, sering diketemukan anak-anak terkadang menonton dalam jarak yang sangat dekat. Walaupun sudah dilarang, tetap saja, namanya anak-anak tak sedikit yang terus mengulangnya. Larangan tersebut dilakukan, karena dipercaya bahwa sering menonton televisi dalam jarak yang terlalu dekat, dapat membuat mata menjadi rusak.

Pertanyaanya, apakah informasi turun-temurun tersebut adalah sebuah kebenaran, atau hanya mitos? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, dr. Seivilla Artanti, SpM, akan menjelaskannya untuk Anda.

"Saat kita menonton televisi dalam jarak dekat, itu membuat mata bekerja lebih berat, untuk memfokuskan melihat gambar ditelevisi itu. Kemudian mengakibatkannya, adalah sakit kepala, mata lelah, kalau untuk merusak mata, membuat mata minus, itu tidak," katanya kepada AkuratHealth secara eksklusif, di Rumah Sakit Evasari, Rawamangun, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Beberapa para ilmuwan pun dapat memastikan, bahwa peringatan tersebut ini benar-benar tidak benar. Tidak ada bukti sains, bahwa menonton tv terlalu dekat akan menyakiti mata.

"Walaupun belum ada studinya, tetap harus diingatkan kepada anak untuk bijak menggunakan televisi. Misal, dilihat dari durasinya, menatap layar televisi, komputer, dan sebagainya, dalam waktu yang lama berkemungkinan mengurangi jumlah kedipan mata sehingga membuat mata lebih kering, tentunya tidak baik," jelasnya.

Jadi, tetap batasi jumlah dan waktu paparan anak terhadap layar apapun seperti TV, ponsel, komputer, dan lainnya. Karena sebaik-baiknya aktifitas anak adalah, melakukan aktifitas fisik, bukan banyak duduk terdiam menatap monitor.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A