Akurat Logo

Sederet Masalah Disabel Dimata Sri Mulyo, Atlet Panahan Asian Paragames

| 3 Desember 2018, 21:08 WIB
Sederet Masalah Disabel Dimata Sri Mulyo, Atlet Panahan Asian Paragames

AKURAT.CO, Sri Mulyo, seorang disabilitas daksa dari Klaten. Mul, begitu ia akrab disapa, adalah seorang atlet olahraga panahan. Ia pernah mewakili Indonesia dalam ASEAN Para Games 2011 di Solo; sebuah pertandingan olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara.

Selain itu, Mul juga pernah mewakili Jawa Tengah dalam Pekan Paralimpik Nasional 2012 di Riau dan menjadi Kontingen Indonesia dalam ASEAN Para Games 2014 di Myanmar.

Semangat juang Mul memang sangat besar. Selepas menjadi atlet, ia ditunjuk menjadi tim pelatih panahan untuk Pekan Paralimpik Nasional 2016 di Bandung. Kala itu, dirinya mampu menyumbangkan 7 emas dari cabang panahan untuk Kontingen Jawa Tengah.

Saat ini, Sri Mulyo menjadi Ketua National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Klaten, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menurut Mul, ada empat permasalahan utama yang sering dialami oleh disabilitas.

Yang pertama, masalah kesehatan. Orang dengan disabilitas kurang mendapatkan perawatan kesehatan yang rutin dan memadai, sehingga malah memperparah apa yang mereka alami.

Kedua, masalah pendidikan. Mul sering menemukan orang dengan disabilitas berpendidikan rendah. Mereka yang menuntut ilmu hingga ke pendidikan tinggi bisa dihitung jari. Permasalahan kedua ini sebenarnya berkaitan dengan permasalahan ketiga, yaitu sosial.

Kesehatan sosial orang dengan disabilitas juga tidak begitu baik. Banyak dari mereka yang merasa malu dan minder untuk tampil di depan umum. Maka dari itu, banyak dari mereka yang berpendidikan rendah. Malahan, ada dari mereka yang anggota keluarganya merasa malu memiliki kerabat disabilitas. Hal ini membuat beberapa dari mereka dikurung dan tidak boleh keluar rumah. Masalah ini juga berhubungan dengan masalah terakhir.

Masalah ekonomi: Pendidikan dan kesehatan sosial yang tidak memadai membuat mereka mustahil untuk dapat mandiri secara ekonomi. Maka, perlu ada pendampingan bagi orang dengan disabilitas untuk menghadapi empat permasalahan utama tersebut.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.