Akurat Logo

10 Toko Roti Tertua Di Indonesia, Ada Favorit Kamu?

| 16 Agustus 2023, 09:52 WIB
10 Toko Roti Tertua Di Indonesia, Ada Favorit Kamu?

AKURAT.CO Indonesia, dengan kekayaan budaya dan kuliner yang beragam, juga memiliki jejak sejarah panjang dalam industri roti. Berikut ini akan diulas sepuluh toko roti tertua di Indonesia yang telah melayani masyarakat dengan cita rasa yang autentik dan warisan yang tak ternilai.

10 Toko Roti Tertua Di Indonesia

1. Toko Roti Go, Purwokerto

Roti Go di Purwokerto Banyumas ini sudah ada sejak tahun 1898 dan didirikan oleh pasangan suami-istri Go Kwe Ka dan Oei Oak Ke Nio. Nuansa vintage yang khas tercermin dari bangunan luar dan interior dari toko roti berusia 125 tahun ini.

Karena diwariskan secara turun-temurun, resep dan cita-rasa roti-roti klasik di sini masih sangat dipertahankan. Menu khas favoritnya ada Amandelbrood yang berisi isian kacang campur cokelat dan bagian atasnya diberi topping gula pasir.

Lokasi: Jl. Jend. Sudirman Jl. Kauman Lama, Kauman Lama, Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Jawa Tengah.

2. Toko Roti Ganep, Solo

Toko Roti Ganep sudah berdiri sejak tahun 1881 dan konon menjadi langganan pihak keluarga Keraton Kasunanan. Toko roti ini didirikan oleh pasangan Than Tiang San dan Auw Liek Nio, sampai saat ini sudah diwariskan 6 generasi.

Salah satu jenis kue unggulannya adalah Roti Kecik yang terbuat dari beras ketan sangrai, dibumbui kayu manis, dan dipanggang kering sampai crunchy. Aroma kayu manis dan tekstur renyahnya, membuat roti kecik jadi camilan favorit Sri Susuhunan Pakubuwono X.

Lokasi: Jl. Sutan Syahrir No.176, Setabelan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

3. Tan Ek Tjoan, Bogor & Jakarta

Tan Ek Tjoan masih tetap eksis hingga saat ini meskipun sudah berdiri sejak tahun 1920. Di tengah menjamurnya roti kekinian, gaya roti old school ini masih punya pengagumnya sendiri.

Salah satu yang paling disukai adalah roti gambang yang mirip roti gandjel rel atau ontbijtkoek khas Belanda yang harum rempahnya nikmat saat dicelup kopi. 

Lokasi: Jalan Siliwangi No.176 Sukasari, Lawanggintung, Kota Bogor, Jawa Barat.

4. Sumber Hidangan, Bandung

Sumber Hidangan sudah berdiri sejak 1929 dengan nama “Het Snoephuis” dan masih mempertahankan resep pembuatan roti dari jaman Belanda. Bukan cuma resepnya saja, bahkan alat-alat masak sampai bangunannya benar-benar menampilkan unsur lawas tempo dulu. Penamaan menunya juga banyak yang mempertahankan bahasa dari negeri kincir angin tersebut

Lokasi: Jl. Braga No. 20 - 22, Braga, Bandung.

5. Toko Oen, Semarang

Sampai saat ini Toko Oen menjadi salah satu dari sedikit toko roti tertua di Indonesia yang masih dikelola oleh keluarga asli pendirinya. Pada tahun 1922, Oen Tjoen Hok dan istrinya Ny. Liem Gien Nio membuka sebuah toko kue kering di Yogyakarta.

Kemudia pada tahun 1936, cabang Toko Oen buka di Semarang dengan memakai gedung bekas pengusaha Inggris bernama Grillroom. Konsep saat ini berupa toko roti, kue kering, es krim, sampai restoran bermenu kuliner fusion Tionghoa, Belanda, serta Lokal.

Lokasi: Jl. Pemuda No.52, Bangunharjo, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah.

6. Toko Roti Mandarijn Orion, Solo

Toko Roti Mandarijn Orion berdiri sejak tahun 1932 yang didirikan oleh pasangan suami istri, Tjan Giok Nio dan Njoo Hong Yauw. Toko roti klasik ini terkenal dari bangunannya yang menampilkan unsur vintage dengan dinding keramik dan kanopi jadul.

Produk paling terkenalnya tentunya roti lapis Mandarinnya yang menyajikan tiga pilihan rasa, dari mulai original berbalut selai nanas, kismis, dan rum butter.

Lokasi: Jl. Jend. Urip Sumoharjo No.80, Purwodiningratan, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

7. Maison Weiner, Jakarta

Selanjutnya ada Maison Weiner yang jadi salah satu toko roti tertua di Jakarta karena sudah ada sejak tahun 1936. Tempat ini merupakan bisnis keluarga yang saat ini sudah sampai pada generasi ketiga.

Pendiri toko roti ini adalah Lee Liang Mey yang dahulunya bekerja membantu orang-orang Belanda membuat roti dan kue. Beberapa menu legendarisnya ada ontbijtkoek yang harum kayu manis, taart bolu, kaas bolen, kattetong (lidah kucing), dan sourdough.

Lokasi: Jl. Kramat II No. 2, Senen, Jakarta Pusat.

8. Lauw Bakery, Jakarta

Toko roti tertua dan legendaris lainnya di Indonesia ada Lauw Bakery yang tersohor lewat tukang roti kelilingnya. Tukang roti kelilingnya masih bisa ditemukan di sepanjang Jalan Cikini dan daerah-daerah lainnya di Jakarta.

Didirikan oleh Lauw Tjoan To, toko roti ini sudah legendaris sejak tahun 1940. Roti Lauw ini punya toko di kawasan Fatmawati dan Menteng. Terkenal dengan varian roti gambangnya yang aroma kayumanis-nya harum menggoda.

Lokasi: Jl. RS. Fatmawati Raya No.42, RT.9/RW.7, Cipete Utara, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan.

9. Toko Roti Sidodadi, Bandung

Toko Roti Sidodadi ini sudah berdiri sejak 1954 dan masih jadi buruan wisatawan dan juga warga Bandung sendiri. Bangunannya memang kecil dan jadul, tapi enggak menghentikan orang untuk mengunjunginya.

Aura jadul lainnya bisa langsung terasa dari pengemasan, cita rasa, dan tampilan tokonya yang bisa dibilang oldschool.

Lokasi: Jl. Otto Iskandar Dinata No. 255, Karanganyar, Kec. Astanaanyar, Kota Bandung.

10. Toko Djoen, Jogja

Terakhir ada toko roti tertua dari Jogja, Toko Djoen. Dikenal juga dengan nama Djoen Lama, kamu bisa menemukan toko klasik ini tepat di salah satu sudut Jalan Malioboro. Nuansa klasik nan lawas benar-benar tercermin dari luar maupun interior dalam di toko yang sudah ada sejak tahun 1930-an ini.

Bapak Tan Lian Ngau mulai berjualan roti sejak tahun 30-an dan memperkenalkan roti Belanda seperti ontbijtkoek yang berempah. Menu roti spesialnya ada roti pisang Emak yang merupakan kreasi dari Emak Hardinah (Hoo Ren Pin) tahun 1959.

Lokasi: Jl. Gempol Wetan No. 14, Trunojoyo, Bandung.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R