Akurat Logo

Israel Kirim Peringatan Evakuasi Lewat Telepon ke Warga Lebanon

Petrus C. Vianney | 25 September 2024, 16:14 WIB
Israel Kirim Peringatan Evakuasi Lewat Telepon ke Warga Lebanon

AKURAT.CO Warga Lebanon mulai menerima panggilan telepon dari Israel yang meminta mereka untuk segera mengungsi. Informasi ini dikonfirmasi oleh kantor Menteri Informasi Lebanon, Ziad Makary, yang menyatakan telah menerima salah satu pesan tersebut.

Laporan ini muncul setelah militer Israel memperingatkan penduduk Lebanon agar menjauh dari lokasi yang menjadi target Hizbullah. Israel juga berjanji akan melakukan serangan yang lebih tepat terhadap kelompok yang didukung oleh Iran tersebut.

Ini merupakan peringatan resmi pertama dari Israel kepada warga Lebanon sejak konflik di Gaza hampir setahun lalu. Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) menyebut panggilan telepon ini sebagai bagian dari 'perang psikologis' yang dilakukan Israel.

Beberapa warga Beirut melaporkan menerima panggilan dan pesan teks yang meminta mereka untuk segera mengungsi, terutama jika berada di dekat lokasi yang diduga menyimpan senjata Hizbullah. Pesan-pesan ini dikirim dengan nomor yang tidak dikenali.

Isi pesan teks tersebut mengatakan: "Jika Anda berada di gedung di mana ada senjata Hizbullah, jauhkan diri Anda dari desa sampai pemberitahuan lebih lanjut".

Imad Kreidieh, kepala penyedia telekomunikasi Lebanon, Ogero, mengatakan bahwa sistem telepon rumah di Lebanon sebenarnya sudah memblokir komunikasi dari Israel.

Namun, Israel berhasil melewati pembatasan tersebut dengan menggunakan kode telepon internasional dari negara lain.

"Menghindari sistem komunikasi dengan menggunakan kode telepon internasional dari negara yang bersahabat," katanya kepada AFP, dikutip dari France24.com, Selasa (24/9/2024).

Israel dan Lebanon secara teknis masih dalam status perang, dan komunikasi langsung dengan Israel dilarang di Lebanon.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.