Perbedaan Sikap dengan Iran dalam Konflik Fatah-Hamas, Disinyalir jadi Penyebab Yordania Bantu Israel
Dwana Muhfaqdilla | 14 April 2024, 15:07 WIB

AKURAT.CO Perbedaan sikap antara Yordania dan Iran dalam konflik Fatah dan Hamas di Palestina, disinyalir menjadi alasan Yordania membantu Israel ketimbang Iran.
Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Prof. Hikmahanto Juwana mengatakan, Yordania memang mengambil sikap mendukung Fatah, sedangkan Iran sebaliknya.
“Yordania mungkin berseberangan dengan Iran terkait Palestina. Kalau Iran kan mendukung Hamas yang banyak di Gaza. Sementara Yordania dukung Fatah,” kata Hikmahanto kepada Akurat.co, Minggu (14/4/2024).
Hikmahanto tak menampik, Fatah dan Hamas memang mempunyai pandangan yang berbeda terkait tanah Palestina. Yang mana Fatah condong ke arah ideologi nasionalis sekuler sedangkan Hamas ke arah ideologi Islam.
“(Mengakibatkan) Fatah dan Yordania mendukung konsep two states solution. Jadi ada negara Israel yang berdampingan dengan Palestina Merdeka. Tidak demikian dengan Hamas yang didukung Iran, mereka tidak setuju adanya negara Israel di atas tanah Palestina,” tambahnya.
Adapun, sosok yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani ini, menegaskan bantuan yang diberikan Yordania tidak disebabkan oleh hubungan negara tersebut dengan Israel.
“Betul (bukan karena faktor Israelnya),” ungkapnya.
Diketahui, jet tempur Yordania telah menembak jatuh puluhan drone Iran yang melintas ke Israel. Puluhan drone tersebut diluncurkan sebagai bentuk serangan terhadap Israel.
Merespons hal itu, Iran mengancam akan menyerang Yordania jika ikut membantu Israel. Bahkan, seorang sumber militer dari Iran tengah memantau manuver yang dilakukan Yordania dalam konflik Iran-Israel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








