Hamas Kembali Ancam Sandera Jika Israel Terus Serang Gaza

AKURAT.CO Konflik Israel dengan kelompok Hamas kian memanas, Rabu (11/10/2023).
Hal tersebut dibuktikan dengan tindakan Hamas yang menyandera warga dan tentara Zionis di Jalur Gaza.
Ribuan roket ditembakkan milisi Hamas dari Jalur Gaza ke wilayah Israel.
Beberapa dari anggota Hamas berhasil masuk ke wilayah Israel dan kembali lagi ke Gaza setelah menculik sekitar 100 orang untuk dijadikan sandera.
Hamas memberikan ancaman akan membunuh para sandera apabila Israel tidak menghentikan serangan ke Gaza.
Baca Juga: Hamas Lumpuhkan Israel Dengan Drone Murah, Ini Faktanya
Ancaman tersebut diberikan setelah Israel melakukan blokade penuh terhadap Gaza.
Abu Obeida selaku juru bicara sayap bersenjata Hamas mengumumkan bahwa kelompok tersebut akan melakukan pembunuhan terhadap seorang warga sipil Israel setiap kali Israel melancarkan serangan di Gaza.
"Setiap melakukan penyerangan terhadap warga kami tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, maka akan dibalas dengan eksekusi salah satu sandera sipil," katanya.
Sebelumnya Israel telah melakukan serangan balasan di Gaza dengan menargetkan sejumlah fasilitas publik dan warga sipil. Bahkan serangan dilakukan melalui udara maupun darat.
Rumah sakit di Gaza juga menjadi target penyerangan, termasuk RS Indonesia di Kota Beit Lahia, Gaza bagian utara.
Baca Juga: Hamas Terbuka Untuk Perundingan Gencatan Senjata Dengan Israel
Israel juga memutus aliran listrik dan mengurangi pasokan air di Gaza. Tentunya ini memberikan dampak terhadap kebutuhan medis dikarenakan terus bertambahnya korban harus ditangani.
Menurut beberapa informasi, kini Hamas telah membunuh lebih dari empat sandera mereka atas serangan Israel di Gaza.
Mereka juga akan membunuh sisa dari sandera jika Israel tidak menghentikan serangannya.
Diketahui, jumlah korban yang tewas dalam konflik ini mencapai 800 orang dan 4.000 lainnya, termasuk luka ringan maupun berat.
Jumlah korban masih akan bertambah selama perang masih berlangsung dan juga Israel yang terus memberikan serangan melalui fasilitas dan bangunan yang ada di Gaza. (Dani Zahra Anjaswari)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 4Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 5Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 6Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 7Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 8India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







