Akurat Logo

Pipa Gas Petronas Sarawak Meledak, Tewaskan Satu Pekerja Asal Indonesia

| 16 November 2022, 20:57 WIB
Pipa Gas Petronas Sarawak Meledak, Tewaskan Satu Pekerja Asal Indonesia

AKURAT.CO Pipa gas Petronas di Long Ugui hingga Long Sukang, Sarawak meledak. Ledakan tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka bakar. Dilansir dari Astroawani, bahwa korban meninggal tersebut merupakan sopir ekskavator asal Indonesia. Sementara tiga korban luka lainnya adalah waga lokal sekitar. 

Menurut keterangan dari pihak kepolisian Lawas, DSP Sila Kadong saat dikonfirmasi mengatakan jika peristiwa terjadi sekitar pukul 14.10 petang waktu setempat. 

"Korban pertama berada di dalam ekskavator, dan jarak antara korban dengan ketiga korban lainnya 200 meter," ujarnya dikutip dari Astroawani, Rabu (16/11/2022). 

Investasi awal menemukan, tidak menutup kemungkinan disebabkan oleh kebocoran pipa. Sementara itu, Kepala Operasi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sarawak, Hendery Ardimanshah mengatakan, pihaknya menerima informasi tersebut sekitar pukul 14.49 waktu setempat. 

"Kami telah mengatur pergerakan satu mesin dan kendaraan roda empat dengan kekuatan enam anggota dari Posko Pemadam Kebakaran Lawas ke lokasi," kata Hendery melalui keterangan tertulis. 

Korban yang terluka kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Lawas oleh petugas kontraktor kontruksi. Di kesempatan lain, Wakil Perdana Menteri Datuk Amar Awang Tengah Ali Hasan mengatakan, pihaknya ikut berduka cita atas tragedi ledakan pipa tersebut.

"Saya minta Petronas memastikan hal seperti ini tidak terjadi lagi. Hal tersebut pernah terjadi sebelumnya dan saya telah meminta Petronas mengambil tindakan yang tepat untuk mencegah hal itu terjadi lagi," ungkap Ketua Panitia Bencana Limbang, Sebi Abang. 

Sebi menambahkan jika pihaknya telah memerintahkan pemadam kebakaran dan Petronas untuk segera menyiapkan laporan atas kejadian tersebut. Ia pun mengimbau kepada masyarakat tidak mendekati lokasi. 

"Masyarakat juga diimbau tidak mendekati lokasi kejadian," imbuhnya. 

Ia juga mengatakan jika kejadian tersebut saat ini sudah dapat dikendalikan dan mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan spekulasi mengenai apa pun. 

Sementara itu, dalam sebuah unggahan video dari akun Twitter @NewsBFM menunjukkan api besar berwarna merah membumbung tinggi. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Editor
Mukodah