Kashmir Kembali Bergejolak, Perang dengan Militan Pecah, 5 Tentara India Tewas

AKURAT.CO, Wilayah Kashmir yang disengketakan kembali bergejolak. Dalam insiden terbaru, sedikitnya lima tentara India dan dua militan Kashmir tewas setelah kedua belah pihak terlibat serangkaian baku tembak di dekat perbatasan dengan Pakistan.
Seperti diungkap para pejabat setempat pada Senin (11/10), bentrokan dengan para gerilyawan Kashmir terjadi di tengah meningkatkan operasi pasukan keamanan India yang menindaklanjuti pembunuhan sejumlah warga sipil pekan lalu.
Dilaporkan pula bagaimana dalam peristiwa itu, para korban sempat dilarikan ke fasilitas medis terdekat, tetapi akhirnya meninggal karena tidak tertolong.
"Mereka dipindahkan ke fasilitas medis terdekat tetapi meninggal karena luka-luka mereka," kata juru bicara Letnan Kolonel Davinder Anand.
Kashmir yang sarat konflik telah diklaim sepenuhnya oleh India dan Pakistan. Menurut CNN, wilayah itu kerap menjadi titik nyala bagi pemberontakan berdarah melawan New Delhi sejak tahun 1990-an. Bentrokan pada pekan ini pun dinilai menjadi insiden terbaru yang paling mematikan bagi pihak New Delhi.
India mengatakan Pakistan telah mendukung para militan di Kashmir. Islamabad dengan keras membantahnya, dan mengatakan bahwa pihaknya hanya memberi dukungan diplomatik dan moral kepada rakyat Kashmir.
Khasmir yang penduduknya mayoritas muslim kembali berada di ujung tanduk setelah para tersangka militan membunuh tiga orang Hindu dan seorang Sikh pekan lalu. Kasus ini langsung memicu tindakan keras oleh pihak berwenang India yang pada akhirnya makin memperketat patrolinya di wilayah Kashmir yang diduduki (IOK).
Kemudian di Kashmir utara, pasukan keamanan India menembak mati seorang tersangka militan dari Front Perlawanan (TRF). TRF sendiri telah dianggap India sebagai grup militan yang didukung Pakistan dan diyakini sebagai kelompok di balik pembunuhan warga sipil pekan lalu.
"Militan itu adalah tersangka dalam pembunuhan seorang pengemudi sipil dan pasukan keamanan telah mencarinya setelah menangkap empat rekannya pada hari Minggu.
"Dia ditembak mati pagi ini," terang Kepala Polisi Lembah Kashmir Vijay Kumar.
Kumar lalu menambahkan bahwa dalam insiden terpisah, seorang gerilyawan lain tewas dalam baku tembak di Kashmir selatan.
Februari lalu, kesepakatan telah disetujui di mana para gerilyawan Kashmir akan mematuhi gencatan senjata dengan India di sepanjang perbatasan di Kashmir. Namun, menurut Panglima Militer India Jenderal Manoj Mukund Naravane, baru-baru ini, justru ada peningkatan dalam upaya infiltrasi oleh gerilyawan dari Pakistan.
"Selama sekitar sebulan terakhir, kami kembali melihat upaya infiltrasi baru. Kami telah menghilangkan dua atau tiga upaya penyusupan semacam itu," kata Naravane kepada saluran berita India Today pada Sabtu (9/10). []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 6India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan


