AKURAT.CO, Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 telah mengguncang negara bagian Alaska, Amerika Serikat (AS).
Diwartakan Daily Mail, gempa itu terjadi pada Minggu (30/5) sekitar pukul 10.59 malam waktu setempat, dan dirasakan secara luas di seluruh pedalaman Alaska.
Sunday Geologi AS (USGS) menyebut gempa berada pada kedalaman 36,2 mil dan terjadi sekitar 100 mil di kota utara Anchorage.
Menurut laporan, gempa bumi dirasakan dari Homer hingga Fairbanks, dan dirasakan terutama di daerah Mat-Su dan Anchorage.
Sampai saat ini, tidak ada laporan terkait dengan kerusakan bangunan maupun korban jiwa.
Selain itu, Pusat Peringatan Tsunami Nasional juga tidak mengeluarkan peringatan tsunami sampai Minggu pukul 11.43 malam waktu setempat.
Sementara, Alaska News Source menambahkan bahwa adanya sejumlah gempa susulan selama lebih dari 20 menit setelah gempa utama. Namun, kekuatan gempa susulan itu dilaporkan lebih kecil dari gempa utama, yakni hanya mencapai magnitudo 3,3.
Gempa yang terjadi pada Minggu malam waktu setempat tercatat bukanlah satu-satunya gempa besar yang menimpa Alaska. Pada tahun 2018 lalu misalnya, rangkaian gempa bumi mengguncang Alaska.
Dimulai pada 30 November 2018, gempa berkekuatan magnitudo 7,1 juga menggoyang Anchorage. Enam menit kemudian terjadi gempa susulan berkekuatan 5,7, dan gempa yang terjadi pada saat itu bisa dirasakan hingga sejauh Fairbanks.
Saat itu, gempa susulan bahkan sampai mencapai lebih dari 80 kali. Peristiwa gempa ini pun akhirnya memicu peringatan tsunami untuk daerah-daerah sekitar pesisir. Kemudian pada Desember, gempa kembali mengguncang Anchorage dengan gempa susulan mencapai lebih dari 700 kali, dan kekuatan berada di skala magnitudo 3.0.
Karena gempa, beberapa bangunan dan jalan layang jalan raya dekat Bandara Internasional Ted Stevens Anchorage rusak parah. Tidak ada korban jiwa saat itu, tetapi setidaknya 117 orang terluka.
Tak hanya itu, pada tahun 1964, gempa megathrust dengan kekuatan mencapai magnitudo 9.2 juga sempat menggoyang Anchorage. Itu adalah gempa terbesar dalam sejarah Amerika dan terbesar kedua yang pernah dicatat di mana saja di dunia.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai





