Akurat Logo

Misi Ruang Angkasa Uni Emirat Arab Bawa Penampakan Permukaan Mars

Ariswan | 15 Februari 2021, 14:10 WIB
Misi Ruang Angkasa Uni Emirat Arab Bawa Penampakan Permukaan Mars

AKURAT.CO, Misi luar angkasa yang diluncurkan oleh Uni Emirat Arab bernama Hope berhasil mengirimkan gambar pertamanya dari planet Mars. Bahkan, potret Mars tersebut juga diikuti berbagai potret tetangga terdekat bumi tersebut.

Pesawat ruang angkasa tersebut pertama kali masuk ke orbit Planet Merah pada Selasa (9/2) lalu. Pencapaian ini juga menempatkan UEA menjadi negara Arab pertama dalam sejarah yang berhasil mencapai planet Mars.

Misi Hope di ruang angkasa adalah berada di orbit yang lebar sehingga pesawat ruang angkasanya dapat mempelajari cuaca dan sistem iklim dari Mars. Maka dari itu, pesawat ruang angkasanya dapat melihat Mars secara penuh, di mana pemandangan tersebut sudah bisa jika dilakukan dari teleskop di bumi, tetapi tidak di satelit.

Dalam menjalankannya, Hope menjaga jarak dekatnya ke planet sehingga mereka bisa mendapatkan gambar dari permukaan Mars dengan resolusi tinggi dan berperan sebagai stasiun telekomunikasi penghubung dengan bumi dari robot yang diturunkan ke Mars.

Dalam sebuah potret yang dikirimkan oleh Hope, terlihat jelas sejumlah lanskap permukaan dari Mars. Beberapa penampakan yang terlihat jelas adalah gunung merapi di jagat raya, Olympus Mons, tiga pelindung gunung berapi, yaitu Ascraeus Mons, Pavonis Mons, dan Arsia Mons, hingga sistem kanyon Valles Marineris.

“Transmisi dari gambar pertama pesawat Hope adalah momen krusial dalam sejarah kita dan menandai keterlibatan UEA dalam eksplorasi luar angkasa. Kami berharap misi ini dapat mengarah ke berbagai penemuan baru tentang Mars yang nantinya akan memberikan manfaat kepada kemanusiaan,” tulis akun Twitter Hope.

Saat ini, Hope sedang berada di tahap awal menjalani putaran elips di Mars. Demi mencapai kedekatan hingga 1.000 kilometer, Hope harus menempuh jarak hingga 50 ribu kilometer. Dalam beberapa minggu ke depan, jarak 22 ribu kilometer ke 43 ribu kilometer tersebut akan ditempuh dalam 55 jam, yang miring ke ekuator sekitar 25 derajat.

Hope juga memiliki rencana untuk melakukan sejumlah penelitian. Mereka akan melakukan pelacakan bagaimana energi bergerak di atmosfir dari bawah ke atas.

Salah satu misinya adalah untuk mempelajari kebocoran atom oksigen dan hidrogen ke ruang angkasa, terlihat dari adanya sisa air di Mars. Ini juga akan menambah pengetahuan baru yang lebih jelas terkait bagaimana Mars yang sebelumnya hangan dan basah kini menjadi dingin, berdebu, dan kering. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Ariswan
D