Akurat Logo

Kisah Pria-pria dengan Ukuran Penis di Atas Rata-rata, Berkah Atau Musibah?

Sopian | 11 Mei 2020, 18:05 WIB
Kisah Pria-pria dengan Ukuran Penis di Atas Rata-rata, Berkah Atau Musibah?

AKURAT.CO, Apakah ukuran alat vital jadi hal yang penting? Bagi sebagian orang mungkin jawabannya adalah "Ya." Namun, itu bukan berarti ukuran besar selalu baik. Pria-pria dalam ulasan kali ini menuturkan bahwa ukuran alat vital mereka yang terlampau besar justru mempersulit mereka.

Salah satu pria mengatakan bahwa ukuran penisnya memaksa ia untuk berhenti mengejar karier di dunia akting, sementara pria lainnya mengaku sulit mendapatkan seragam dan didaftarkan sebagai penyandang disabilitas. Ada pula yang mengaku pernah dituduh mencuri karena "tonjolan" besar di celananya.

Berikut adalah pria-pria dengan ukuran penis di atas rata-rata:

1. Jonah Falcon

Rex

Pria yang berprofesi sebagai aktor ini memiliki ukuran penis 34cm. Hal itu membuat para sutradara menyarankan ia untuk berhenti mengejar karier di dunia akting lantaran ukuran alat vitalnya dianggap bisa mengalihkan perhatian penonton.

Pria 47 tahun ini juga sebelumnya menjadi sorotan ketika ia menyebabkan peringatan keamanan di bandara AS karena tonjolan di celana panjangnya.

"Ini menghambat (karier) akting saya karena orang tidak akan mempekerjakan saya." katanya, dilansir dari laman Mirror, Senin (11/5).

"Ini menyebalkan - itu membuat saya mendapatkan peran yang lebih kecil. Di Inggris atau Jerman mungkin ini membantu karier akting saya, tetapi di sini, di Hollywood itu negatif." tambahnya.

Jonah menuturkan bahwa saat ereksi, penisnya bisa lebih besar dari pergelangan tangannya.

Dia mengatakan pertama kali menyadari bahwa dia berbeda pada usia 10 tahun, ketika teman-teman sekolahnya berbicara tentangnya meskipun dia mengira karena dia belum disunat seperti yang dilakukan teman-temannya.

"Saat itu ukuran penis saya 20cm," katanya.

Dia mengatakan dia telah ditawari pekerjaan di industri film porno tetapi telah menolaknya.

"Saya tidak bisa tampil di depan umum - saya pamer, tetapi tidak melakukannya di depan orang lain." katanya.

Terkait kehidupan seks, Jonah mengaku pernah tidur dengan selebritis-selebritis ternama.

"Ya, saya telah tidur dengan selebriti termasuk nominasi Oscar dan pemenang Oscar, tetapi saya tidak bisa memberitahukan siapa mereka." terangnya.

2. Roberto Esquivel Cabrera

Barcroft Media

Roberto mengaku ukuran penisnya, yang mencapai 48cm, menghambatnya untuk mendapatkan pekerjaan dan membuatnya terdaftar sebagai penyandang disabilitas. Itu karena dengan ukuran penisnya, ia tidak bisa berlutut dan tidak bisa mengenakan seragam.

"Saya tidak bisa berlari cepat sehingga perusahaan berpikir buruk tentang saya. Mereka mengatakan bahwa mereka akan memanggil saya, tetapi mereka tidak pernah melakukannya." kata Roberto.

Roberto menjadi sorotan pada tahun 2015 setelah sebuah video beredar di mana ia menantang anggota keluarga untuk membuktikan keaslian penisnya.

Sebagai orang berstatus disabilitas, Roberto mendapatkan bantuan dari pemerintah. Namun itu tidaklah cukup, bahkan ia harus mengandalkan bank makanan.

"Setiap empat bulan mereka memberi saya bantuan ekonomi tetapi itu tidak cukup. Saya mengunjungi bank makanan setiap hari untuk mengambil makanan saya pada jam 12," tuturnya.

Dia juga sebelumnya menceritakan bagaimana wanita terlalu takut untuk berhubungan seks dengannya. Tetapi dia juga mengaku senang dengan ukuran penisnya dan tidak ingin ada yang menyaingi.

"Saya senang dengan penis saya, saya tahu tidak ada yang memiliki ukuran seperti yang saya miliki. Saya ingin berada di Guinness Book of Records tetapi mereka tidak menganggap rekor ini." terangnya.

3. Steve Whiterust

Pete Stonier/Stoke Sentinel

Meskipun ia tidak mengklaim memiliki ukuran penis yang memecahkan rekor, ukuran penisnya pernah membuat Steve dituduh mencuri di toko. Kejadian bermula saat ia dan pacarnya, Mandy Shenton, membeli pakaian di Scotts Menswear di Stoke-on-Trent.

Ketika mereka mengantri untuk membayar, seorang manajer wanita menuduh Steve mencuri karena tonjolan di celananya. Untuk membuktikan bahwa ia tidak bersalah, Steve terpaksa melepas celananya.

"Saya tidak bisa mengubah ini. Saya terus mengatakan pada manajer tersebut bahwa ini adalah penis saya," kata Steve.

"Mulanya saya pikir tuduhan itu hanya lelucon, namun kemudian saya terkejut,"

"Mereka terus menunjuk selangkangan saya dan saya menjawab: 'Maaf, itu penis saya.' Saya berkata kepada mereka 'apa yang harus saya lakukan untuk membuktikan saya tidak bersalah?.'

"Mereka tidak akan membiarkan saya pergi, jadi saya merasa tidak punya pilihan lain selain menurunkan celana saya. Saya memberi tahu mereka 'Lihat, saya tidak punya apa-apa untuk disembunyikan' tetapi mereka masih terus menuduh saya."

"Banyak orang berpikir itu lucu, tapi saya pikir itu bukan bahan tertawaan. Saya tidak percaya saya sudah memperlihatkan alat vital dan mereka masih tidak percaya." tutur Steve mengenang pengalaman buruknya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.