Akurat Logo

Didemo Rakyat, Gubernur Puerto Rico Ogah Mundur maupun Gelar Pemilu Ulang

Swara Setia | 22 Juli 2019, 13:39 WIB
Didemo Rakyat, Gubernur Puerto Rico Ogah Mundur maupun Gelar Pemilu Ulang

AKURAT.CO, Gubernur Puerto Rico Ricardo Rosello mengatakan dirinya enggan untuk mundur meski rakyat menuntut, ia juga menegaskan tidak akan menggelar pemilu ulang. Tuntutan rakyat pada Rosello bermula dari terungkapnya obrolan mesum yang ia lakukan lewat aplikasi Telegram.

Para pengunjuk rasa mengatakan mereka tidak puas dengan konsesi Rossello, dan berjanji untuk melanjutkan demonstrasi yang memenuhi jalan-jalan di Old San Juan selama lebih dari seminggu.
"Dia sudah lama mengulur waktu. Kami berharap dia mengambil keputusan untuk mengundurkan diri. Dia membuat rasa sakit masyarakat lebih lama," kata Emmarie Morales salah satu demonstran, dilansir dari laman AP News, Senin (22/7).
"Dia memberi kita lebih banyak kekuatan untuk memprotes. Kami tidak akan duduk-duduk menonton Netflix," imbuhnya.
Obrolan mesum itu terungkap pada 13 Juli lalu dan sejak saat itu rakyat Puerto Rico terus menggelar aksi menuntut sang gubernur untuk turun. Rosello sendiri telah menyampaikan permohonan maafnya dan  berharap untuk membela diri terhadap proses pemakzulan yang tahap awalnya tengah ditinjau oleh legislatif.
"Terlepas dari segalanya, saya menyadari bahwa meminta maaf tidak cukup, bahwa hanya pekerjaan saya yang akan membantu memulihkan kepercayaan diri. Menghadapi skenario itu, saya umumkan kepada Anda bahwa saya tidak akan mengusahakan pemilihan ulang tahun depan," kata Rosello.
Obrolan yang terungkap tersebut adalah pembicaraan antara Rosello dengan 11 mitra dekat dan anggota-anggota di pemerintahannya yang semuanya pria. Dalam obrolan Telegram itu terlihat gubernur dan penasihat dekatnya menghina wanita dan mencemooh konstituen, termasuk para korban Badai Maria. Hanya beberapa jam setelah Rosello bicara, sejumlah pejabat di jajarannya mengundurkan diri.
"Sayangnya peristiwa dalam beberapa pekan terakhir, termasuk sikap yang tercermin dalam komentar para pejabat dan penasihat pemerintah saat ini, tidak sesuai dengan nilai dan prinsip saya," tulis Gerardo Portela, yang telah menjadi pejabat kepala investasi, presiden Bank Pembangunan Ekonomi Puerto Rico dan direktur eksekutif Otoritas Keuangan Perumahan.
Apabila Rosello mundur, maka perannya kemungkinan besar akan digantikan oleh Menteri Kehakiman Wanda Vazquez.[]
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.