Kemenkes Perkuat Layanan Kesehatan di Aceh, Sumut, dan Sumbar

AKURAT.CO Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mempercepat respons penanganan kesehatan di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Rapid health assessment telah dilakukan untuk memetakan risiko serta kebutuhan kesehatan yang paling mendesak.
Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Agus Jamaludin, mengatakan seluruh puskesmas dan rumah sakit di tiga provinsi tersebut telah disiagakan penuh, termasuk penguatan layanan mobile dan pendirian pos-pos kesehatan di lokasi pengungsian.
“Kami memperkuat layanan dasar, skrining, penanganan penyakit infeksi, serta pemantauan kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan lansia,” ujar Agus dalam keterangannya, Selasa (2/12/2025).
Kemenkes terus berkoordinasi dengan dinas kesehatan daerah untuk memastikan layanan kesehatan tidak terputus. Hingga 1 Desember 2025, dukungan logistik yang telah dikirim meliputi:
Baca Juga: Apple Siap Rilis iPhone Lipat, Intip Desain dan Harganya
-
103 unit oxygen concentrator
-
1.200 dus PMT balita dan 6.000 dus PMT ibu hamil
-
Obat-obatan dan BMHP
-
2.000 masker bedah & 500 sarung tangan medis
-
10 set APD petugas
-
5 pasang sepatu boot
-
2 sprayer manual
-
2 paket water quality test kit
-
100 jerigen lipat
-
93 kantong jenazah
-
5.500 kantong sampah medis berbagai ukuran
-
Paket penjernih dan disinfektan air
-
25 dus obat-obatan layanan kesehatan
-
Perangkat Starlink untuk menjaga komunikasi di wilayah terisolasi
Untuk memperkuat respons lapangan, Kemenkes telah mengirim tiga tim pendampingan krisis ke tiga provinsi terdampak. Klaster Kesehatan dan Health Emergency Operation Center (HEOC) juga telah diaktifkan.
Di layanan kesehatan esensial, tiga tim Tenaga Cadangan Kesehatan – Emergency Medical Team (EMT) telah diterjunkan, yaitu:
-
EMT PKK Regional Sumbar
-
EMT PKK Regional Sumut
-
EMT Dinkes Aceh
Di Sumatera Barat, sebanyak 13 titik layanan kesehatan dibuka bersama organisasi profesi. Layanan tersebut mencakup pelayanan umum, konsultasi psikologi, hingga pendampingan menyusui bagi ibu dan bayi.
Baca Juga: Sudah Siap Menikah? Kenali Dulu Tanda dan Kriterianya
Untuk memperkuat rujukan medis, Kemenkes menyiapkan dukungan EMT rumah sakit vertikal dari:
-
RSUP H. Adam Malik Medan
-
RSCM Jakarta
-
RSUP M. Djamil Padang
-
RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar
Selain itu, Kemenkes mengerahkan dokter spesialis emergensi, ortopedi, kandungan (obgyn), anak, anestesi, dokter umum, serta perawat untuk memastikan layanan tetap optimal di lapangan.
“Kami terus memantau situasi dan siap menambah dukungan bila diperlukan,” tegas Agus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat
- 10Panggil Bahlil ke Istana, Prabowo Terima Laporan Penguatan Tata Kelola Migas dan Peningkatan Layanan Energi









