Suguh Hati Terus Berlanjut, 20 Warga Kembalikan Lahan Garapan Ke PTPN III

AKURAT.CO PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III Kebun Bangun kembali melanjutkan pemberian Suguh Hati kepada warga yang selama ini mengusahai areal Hak Guna Usaha (HGU) afdeling 4 Kelurahan Bah Sorma dan Gurilla di Kota Pematang Siantar,Sumatera Utara.
Warga yang menerima Suguh Hati di kantor PTPN III Afdeling 4, Jum'at (24/2/2023) terdiri dari 18 warga yang selama ini bercocok tanam di lahan HGU dan dua warga yang memiliki rumah sederhana di atas areal tersebut. Mereka langsung mengembalikan areal yang dikuasai ke pihak PTPN III Kebun Bangun.
"Ini adalah bentuk keperdulian PTPN III kepada warga yang selama ini ada di atas lahan HGU. Kami berharap apa yang diberikan bisa dimanfaatkan dengan sebaikbaiknya dan membawa manfaat kepada Bapak Ibu sekalian," ujar Asisten Kebun Bangun, Doni Manurung.
Doni berharap para penerima Suguh Hati bisa ikut berperanmemberi pengertian kepada warga yang masih bertahan bahwa apa yang dilakukan PTPN III adalah tanggung jawab yang harus dilaksanakan, yakni mempertahankan keberadaan areal Hak Guna Usaha.
"Jadi mohonlah agar warga tidak mudahterprovokasi apalagi menuding PTPN III tidak manusiawi. Hari ini secara terbuka Bapak Ibu bisa menyaksikan dan merasakan sendiri," tambah Doni Manurung.
Syaifuddin Saragih, salah seorang penerima Suguh Hati mengakui, selama ini ikut terpengaruh dengan adanya suara-suara yang mendorongnya bertahan di lahan HGU. Namun, setelah berpikir secara jernih, akhirnya menyadari kalau lahan yang dikuasai dan diusahainya itu adalah lahan perkebunan negara yang harus dikembalikan.
"Ya akhirnya saya kembalikan lah ke PTPN III karena itu memang haknya mereka. Saya juga bersyukur bisa mendapatkan Suguh Hati yang bisa saya manfaatkan," ujarSaragih sesaat setelah menerima Suguh Hati yang diberikan langsung Manajer Kebun Bangun Febriandi Bangun.
Dengan sukarela Syaifuddin Saragih mengungkapkan siap membongkar sendiri bangunan miliknya di atas lahan HGU hari itu juga. Dibantu petugas dari PTPN III Kebun Bangun, dalam waktu singkat bangunan rumah sederhana Saragih dibongkartotal.
Menurut data, hingga saat ini hanya tinggal 5 persen areal HGU yang masih diduduki penggarap atau sekitar 27 pintu rumah dan perladangan palawija. Dalam beberapa hari ke depan juga sudah ada warga yang akan mengembalikan areal garapannya ke PTPN III.
Sementara itu proses pembersihan areal HGU No.1 afdeling 4 Kebun Bangun terus berlanjut. Areal yang sudah dibersihkan dari para penggarap langsung diolah dan ditanami bibit kelapa sawit. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 6Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 7Gerindra Buka Pintu Koalisi 2029, Begini Respons PDIP
- 8Prediksi Skor Sevilla vs Barcelona 20 September 2026: Blaugrana Diprediksi Menang
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia




