Akurat Logo

Ongkos Trans Jogja Aman Tak Terkerek Kenaikan BBM Naik, Simak Tarifnya

| 6 September 2022, 10:44 WIB
Ongkos Trans Jogja Aman Tak Terkerek Kenaikan BBM Naik, Simak Tarifnya

AKURAT.CO, Ongkos angkutan Trans Jogja tidak mengalami perubahan saat tarif bahan bakar minyak (BBM) melambung sejak Sabtu (4/9/2022) kemarin.

Diah Puspitasari, Direktur Utama PT Anindya Mitra International (AMI) selaku BUMD Pengelola Trans Jogja mengatakan, pihaknya sampai detik ini masih memberlakukan tarif lama untuk layanan Bus Trans Jogja.

Menurutnya, penentuan tarif adalah ranah Pemda DIY. Dalam hal ini menjadi tugas pokok dan fungsi dari Dinas Perhubungan.

'Kalau yang umum (single trip) Rp3.500, kalau langganan Rp2.700, dan kalau yang pelajar Rp1.200," kata Diah saat dihubungi, Senin (5/9/2022).

Dia mengklaim, walaupun tak ada penyesuaian tarif, operasional bus Trans Jogja tidak terganggu sejauh ini.

"Nanti kalau misalnya ada hal-hal yang perlu disesuaikan di dinas perhubungan yang akan menghubungi kami. Jadi sebelum ada informasi itu kita jalan seperti biasa," katanya.

Menurutnya, PT AMI sekarang ini mengelola 48 dari total 89 armada Trans Jogja. Selebihya adalah kelolaan PT Jogja Tugu Trans (JTT).

Sementara itu, Dinas Perhubungan DIY juga menyatakan sejauh ini belum ada menaikkan tarif layanan Trans Jogja. Kendati, jam layanannya akan dikurangi di jalur dan jam tertentu.

"Kita juga mengurangi jam layanan. Kita tidak full di situnya. Ini juga bisa memengaruhi biaya bahan bakar," kata Kepala Dinas Perhubungan DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti saat dihubungi, Senin (5/9/2022).

Kata Made, hal ini dilakukan lantaran tak ada perubahan pada alokasi subsidi transportasi Trans Jogja. Pemerintah juga enggan membebani masyarakat atau calon penumpang dengan cara menaikkan tarif angkutan di saat seperti ini.

Pengurangan layanan akan diberlakukan di koridor-koridor yang sepi penumpang di jalur dan jam-jam tertentu. Dipilah berdasarkan pembacaan grafik okupansi yang ada.

"Misalkan, sekarang ini layanan pagi dan pulang sekolah itu penuh kecuali jalur yang Malioboro itu tidak memandang pagi siang sore itu penuh terus. Tapi ada juga jalur-jalur yang kemudian ya sepi di saat pagi atau tertentu. Ini yang kita lihat," jelas Made. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.