Klassku Bersama Humanity First Bantu Anak Belajar Online Lewat Aplikasi

AKURAT.CO, Perubahan cara belajar mengajar dari tatap muka menjadi online ternyata membuat sebagian siswa merasa bosan belajar di rumah.
Anak-anak mengeluhkan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) karena cenderung monoton sedangkan guru sulit mendapatkan perhatian dari siswanya saat PJJ.
Maka dari itu, Humanity First bekerjasama dengan Klassku mencoba memberikan solusi atas permasalahan tersebut.
"Humanity First bersama Klassku ingin membantu para siswa untuk belajar asyik dengan menyesuaikan zamannya. Sehingga kami mengajak para pelajar untuk mendapatkan tambahan belajar melalui aplikasi klassku. Sehingga dapat membantu anak-anak menguasai materi ajar yang diajarkan sekolah berdasarkan kurikulum," kata Chairman Humanity First Kandali Achmad Lubis, Selasa, (16/11/2021).
Dalam kegiatan sosialisasi bertajuk "Mewujudkan Anak Indonesia Pintar" di SMA Plus Alwahid Tasikmalaya, Founder Aplikasi Klassku Tony Sihaan menyampaikan, aplikasi klassku membantu peserta didik belajar online dari smartphone.
"Klassku hadir sebagai inovasi agar belajar di rumah tetap efektif dan asyik seperti di sekolah. Selain itu, tidak perlu panik untuk menghadapi ancaman tertularnya Corona, bisa menjaga kesehatan dan kebersihan lebih baik daripada berada di luar rumah," kata Tony.
Tony menceritakan, aplikasi Klassku dibangun awalnya dari keprihatinan dimana anak-anak yang kurang mampu selalu kalah bersaing dengan orang-orang dari kota besar yang relatif nampu.
"Klassku mencoba memberikan kesempatan kepada siapapun untuk bisa belajar dengan maksimal," ujarnya.
"Kita sediakan guru terbaik, materi-materi terbaik, supaya anak-anak dipelosok merasa mendapat guru-guru yang terbaik, materi yang terbaik," lanjutnya.
Namun, meski banyak keunggulannya, aplikasi belajar online cenderung kurang interaktif.
Nah, di sanalah ibu maupun guru punya peran agar bantuan aplikasi berjalan optimal.
"Aplikasi ini bukan membantu anak belajar saja. Tapi dengan aplikasi ini, anak dan ibu maupun guru bisa sama-sama belajar. Jadi aplikasi ini memberikan direction, Ini lho bu, begini cara ngajarinnya. Kurang lebih seperti itu. Jadi aplikasi tidak akan membantu tanpa kehadiran orangtua ataupun guru yang mau belajar," pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 2Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 820 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja



