Survei Pilwalkot Ternate, Elektabilitas Mantan Ketua DPRD Merlisa Marsaoly Unggul

AKURAT.CO, Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) mengadakan survei yang dilakukan pada 13 Februari-28 Februari 2020 untuk mengetahui tingkat elektabilitas figur-figur yang siap berkompetisi dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Ternate 2020.
Jumlah responden dalam survei ini sebanyak 1.140 responden yang diambil dari populasi warga kota Ternate yang terdaftar dalam DPT pileg/Pilpres 2019 sebanyak 113.787 pemilih.
Metode sampling ditentukan dengan mengunakan metode multistage random sampling. Dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error +/- 2,8 persen.
Sampel diambil di 7 kecamatan di kota Ternate secara proposional terhadap jumlah DPT setiap kecamatan sesuai sebaran dari 313 TPS pada saat pileg/pilpres 2019.
Sedangkan, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden dengan menggunakan kuesioner.
Direktur Eksekutif LKPI, Arifin Nur Cahyono mengatakan, dari hasil survei tersebut, nama Mantan Ketua DPRD kota Ternate 2014-2029 Merlisa Marsaoly menempati urutan pertama berdasarkan tingkat keterpilihan atau elektabilitas.
"Hasil itu diperoleh saat 1140 responden terpilih ditanya dengan pertanyaan terbuka, seandainya pemilihan langsung Walikota Ternate dilaksanakan pada hari ini. Siapa Wali Kota yang akan ibu/bapak pilih? Hasilnya, Mantan Ketua DPRD kota Ternate 2014-2019 Merlisa Marsaoly paling unggul dengan perolehan 18,6 persen. Disusul dengan Tauhid Soleman 9,3 persen, Rivai Umar 8,2 persen, M. Hasan Bay 7,8 persen, dan Abdullah Tahir 7,4 persen," jelasnya dalam keterangan yang diterima pada Sabtu (7/3/2020).
Hasil itu kemudian disusul oleh, Iswan Hasjim 6,2 persen, M. Yamin Tawari 5,1 persen, Ikbal Djabid 4,3 persen, Sidik Siokona 4,3 persen, Muhajirin Bailusy 3,4 persen.
"Sementara, nama bakal calon wali kota Ternate lainya tingkat keterpilihannya di bawah 2 persen, sedangkan yang tidak memberikan jawaban untuk memilih sebesar 16,2 persen," terang Arifin.
Dengan pertanyaan yang sama, namun dilakukan secara tertutup, mengunakan daftar kuisioner dengan menyodorkan nama dan foto serta latar belakang bakal calon walikota Ternate terhadap 1140 responden terpilih, nama Merlisa Marsaoly juga menempati posisi teratas dengan perolehan 21,9 persen.
"Disusul dengan Tauhid Soleman 9,3 persen, Rivai Umar 9,9 persen, M. Hasan Bay 7,8 persen, Abdullah Tahir 7,9 persen, Iswan Hasjim 7,1 persen, M. Yamin Tawari 5,9 persen, dan Ikbal Djabid 5,7 persen," terang Arifin
Selanjutnya, Sidik Siokona 4,9 persen, Muhajirin Bailusy 4,4 persen, Lukman S. Poli 2,6 persen dan nama bakal calon wali kota ternate lainya tingkat keterpilihannya dibawah 2 persen. Sedangkan yang tidak memberikan jawaban untuk memilih sebesar 16,2 persen.
Sementara itu, dalam survei tersebut juga ditemukan terkait popularitas atau tingkat pengenalan dan kesukaan masyarakat. Dari 20 calon yang ditampilkan, ada 5 kandidat yang memiliki tingkat pengenalan sekaligus suka tertinggi dengan persentase di atas 75 persen.
"Mereka adalah Merlisa Marsaoly 86,7 persen, Tauhid Soleman 84,9 persen, Abdullah Tahir 84,7 persen, M. Hasan Bay 78,9 persen, dan Rivai Umar 76,2 persen," pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 2Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Bayern vs Arsenal 22 Oktober 2026: Duel Produktivitas dan Pertahanan
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja



