AKURAT.CO, Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, meletus dua kali dan mengeluarkan debu vulkanik yang bertiup ke arah timur pada Minggu(4/6).
Berdasarkan keterangan dari Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi Sumbar di Bukittinggi, letusan pertama terjadi pada pukul 10:01 WIB.
"Letusan pertama mengeluarkan asap warna abu-abu tebal, tekanan lemah, dengan amplitudo enam milimeter dan lama gempa 35 detik," ujar Hartanto Petugas Pos PGA Marapi.
Pada letusan pertama, ketinggian asap mencapai 300 meter.
Selanjutnya, letusan selanjutnya terjadi lebih dahsyat pada pukul 10:22 WIB. Ketinggian pada letusan kedua mencapai 700 meter.
"Letusan yang ke dua tampak lebih besar karena pengaruh hembusan angin dan bertiup ke arah timur atau arah Kabupaten Tanah Datar," katanya.
Letusan ke dua dibarengi dengan gemmpayang terjadi selama 22 detik dengan amplitudo empat milimeter dan tekanan lemah.
Kemudian pada pukul 10.50 WIB terjadi hembusan dengan asap berwarna putih ketinggian 100 meter.
"Pukul 11.26 WIB aktivitas mulai kembali normal namun kami masih waspada memantau sesuai dengan status dari Gunung Marapi yaitu waspada," katanya.
Hartanto juga mengingatkan warga untuk tidak mendaki Gunung Marapi pada radius tiga kilometer dari kawah atau puncak. Mengingat kawah yang menjadi pusat letusan dan sumber keluarnya gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan keselamatan orang.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




