AKURAT.CO Gelandang Persib Bandung, Thom Haye, mengaku semakin menikmati kebersamaan bersama skuad Maung Bandung di bawah arahan pelatih Bojan Hodak.
Sejak awal musim, permainan Haye menunjukkan peningkatan signifikan dan kini menjadi salah satu motor permainan Persib.
Performa apik Haye terlihat jelas dalam laga terakhir AFC Champions League Two (ACL) 2025–2026, ketika ia berperan penting mengantar Persib menang 3-2 atas Selangor FC.
Thom Haye menilai karakter kepemimpinan Bojan Hodak menjadi kunci solidnya ruang ganti Persib.
Menurutnya, Hodak mampu mengendalikan dinamika tim serta menjadi sosok yang selalu menyalakan semangat, bahkan saat kondisi tertinggal.
“Saya merasa dia (Bojan Hodak) adalah mentor di dalam waktu. Memang terkadang di pinggir lapangan dia emosional, tapi menurut saya di dalam latihan dan ketika bersama pemain dia adalah orang baik,” ujar Haye, dikutip dari laman I.League, Selasa (18/11/25).
Baca Juga: Satria Muda Resmi Berpisah dengan Avan Seputra Setelah 13 Tahun Kebersamaan
Haye juga menyebut Hodak sebagai pelatih yang terbuka untuk berdiskusi, mampu bersikap santai, dan menciptakan suasana seperti keluarga.
“Kami bisa berbincang dengan baik, dia juga sangat santai. Saya punya hubungan yang sangat baik dengannya dan bisa dilihat di lapangan juga kami berjuang bersama. Kami semua memiliki chemistry yang bagus,” lanjutnya.
Julukan “Sang Profesor” yang melekat pada Haye semakin terasa tepat, melihat perannya mengatur ritme permainan sekaligus membangun hubungan baik di ruang ganti.
Di bawah kepemimpinan Hodak, Persib kini berada dalam tren positif dengan enam kemenangan beruntun, baik di BRI Super League 2025/2026 maupun kompetisi ACL 2.
Soliditas tim terus terbangun, dan seluruh elemen di dalam skuad bahu-membahu membawa Persib kembali ke jalur kejayaannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 4Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 7Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 8Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa









