Sambut Liverpool untuk Laga ke-1000 Besok, Pep Guardiola Akui Angka Capaiannya 'Gila'

AKURAT.CO, Bagi Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, jamuan untuk Liverpool di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Minggu (9/11), tidak saja istimewa karena lawan adalah juara bertahan Liga Primer Inggris.
Namun juga karena duel melawan Liverpool untuk pekan kesebelas Liga Primer Inggris 2025-2026 itu akan menjadi pertandingan keseribu dalam karier kepelatihan Pep Guardiola.
Memulai dari Barcelona B pada 2007, Pep Guardiola mencatatkan 715 kemenangan dari 999 pertandingan resmi yang sudah dinahkodainya. Dari jumlah tersebut, Guardiola mewarnainya dengan 12 gelar liga di tiga negara.
Baca Juga: Sentuh Rekor 250 Kemenangan, Pep Guardiola Bakal Undang Ferguson dan Wenger Makan Malam
Lebih detil lagi, pelatih berkebangsaan Katalunya berusia 53 tahun itu hanya kalah di 128 pertandingan. Ia juga memenangi 14 turnamen domestik dan tiga trofi Liga Champions dengan dua kali treble.
“Tentu saja saya tahu, banyak. Angkanyanya gila, mohon maaf saya bicara begini,” kata Guardiola saat ditanya apakah dia tahu jumlah kemenangan yang diraihnya sepanjang kariernya sebagaimana dipetik dari BBC.
Pelatih yang pernah menangani Barcelona dan Bayern Munchen itu menyebut bahwa jumlah tersebut terlalu banyak untuk karier seorang pelatih. Bahkan, kata Guardiola, ia tak akan mampu mencapainya jika ia diminta untuk mengulang dari awal lagi.
“Ini sulit untuk dicapai dan jika saya memulai lagi saya tidak akan meraihnya, terlalu banyak pertandingan. Sedikit kekalahan, dibandingkan 1.000 pertandingan dan semoga hari Minggu nanti kami bisa melanjutkannya,” kata Guardiola.
Baca Juga: Penguasaan Bola Man City Lawan Arsenal Cuma 32,8 Persen, Pep Guardiola Kini Jajal Catenaccio?
Manchester City jelas klub dengan pertandingan terbanyak dalam karier Guardiola. Mendarat di klub tersebut sejak 2016, Guardiola telah memimpin sebanyak 549 pertandingan dengan total 18 trofi.
Di posisi kedua ada Barcelona dengan 247 pertandingan, disusul Bayern Munchen 161 pertandingan, dan 42 pertandingan selama semusim di Barcelona B.
Dianggap sebagai pelatih terbaik sepanjang masa, Guardiola kini tak lagi menghindari pujian tersebut. Namun, eks gelandang Barcelona dan AS Roma itu kembali menegaskan kualitas pemain yang dimilikinya.
“Ini bisa terjadi karena Anda ada di Barcelona, Munchen, dan City dengan para pemain yang saya punya. Setelah itu, kerja keras yang besar. Dedikasi, gairah, cinta–dalam hal itu tak ada yang bisa mengalahkan saya,” kata Guardiola.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 520 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 6Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja







