Patrick Kluivert Familiar dengan Sistem Permainan Warisan Shin Tae-yong, tak Sulit Beradaptasi

AKURAT.CO, Patrick Kluivert mengaku tidak kesulitan beradaptasi dengan sistem permainan Timnas Indonesia ketika ia kali pertama mulai bekerja sebagai pelatih skuad Garuda.
Menurut Patrick Kluivert, sistem permainan yang ditinggalkan Pelatih Timnas Indonesia sebelumnya, Shin Tae-yong, tidak berbeda dengan yang diketahuinya semasa menjadi Asisten Pelatih Timnas Belanda.
“Ketika saya ditunjuk sebagai pelatih kepala, tim sudah bermain dengan satu sistem permainan, itu bukan sistem dari saya, tetapi saya sangat terbuka untuk beradaptasi,” kata Patrick Kluivert dalam sesi konferensi pers di Osaka, Jepang, Senin (9/6).
“Karena saya pernah menjadi asisten pelatih di Tim Nasional Belanda, mereka bermain dengan sistem yang sama, saya sangat familiar, jadi tidak perlu waktu banyak untuk beradaptasi ke sistem baru atau menerapkan sistem baru.”
PSSI menunjuk Patrick Kluivert di tengah Timnas Indonesia mengarungi Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Januari silam. Ia menggantikan Shin Tae-yong yang sukses membawa Garuda ke putaran ketiga.
Sebagaimana yang dikatakannya, sistem permainan Timnas Indonesia ketika ia datang awal tahun ini tidak asing bagi legenda Barcelona tersebut. Pun demikian, Kluivert terbuka untuk menerapkan ide baru.
Baca Juga: Pelatih Timnas Jepang: Jay Idzes Inti Timnas Indonesia, Dia Bermain Baik di Belakang
Terutama setelah kemenangan melawan China pekan lalu dan kini Kluivert sedang menyiapkan pasukannya menghadapi Jepang di laga penutup putaran ketiga di Stadion Kota Suita, Osaka, Jepang, Selasa (10/6).
“Tetapi jelas setelah laga melawan China, untuk pertandingan baru kami memikirkan sistem baru, tetapi saat ini para pemain sangat baik dengan sistem ini,” ucap Kluivert.
“Ada beberapa keputusan berbeda dengan sistem kami. Tetapi para pemain sudah familiar dengan sistem ini jadi tidak membutuhkan banyak hal bagi saya untuk mengubah sistem.”
Tentang rotasi pemain, Kluivert masih belum bisa memberikan kepastian. Ia akan memilih pemain berdasarkan pertandingan terakhir Jepang yang menghadapi Australia.
“Kami akan lihat kemungkinan ada untuk melakukan beberapa perubahan, tetapi kita akan lihat pertandingan besok,” ucap Kluivert.
“saya tidak tahu seberapa banyak pemain yang bisa diganti atau mungkin bisa diganti, pertanyaan yang bagus, kami akan melihat pertandingan Jepang melawan Australia.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik








