Anak Shin Tae-yong Kecam PSSI Usai Sty Dipecat sebagai Pelatih Timnas Indonesia

AKURAT.CO Pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia oleh PSSI menuai reaksi keras, salah satunya datang dari anaknya, Shin Jae-won.
Melalui akun Instagram pribadinya, @shin_jaewon77, Jae-won secara terbuka mengungkapkan rasa kecewanya terhadap keputusan PSSI.
Dalam sebuah unggahan komentar, Shin Jae-won menuliskan, "??? He has put Indonesia up to this stage and this is how you treat him. Good job PSSI ????. You guys will regret of your decisions." (Dia telah membawa Indonesia sampai ke tahap ini dan beginikah kalian memperlakukannya? Kerja bagus, PSSI ????. Kalian akan menyesali keputusan ini).
Tak hanya itu, Jae-won juga membagikan cerita melalui Instagram Story yang memperlihatkan foto Shin Tae-yong bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
Dalam unggahan tersebut, tertulis, "5년 동안 피파랭킹 50단계를 올려놓고 월드컵예선 3위인데 경질이라니…?" yang berarti,
"Dalam 5 tahun, ia berhasil menaikkan peringkat FIFA sebanyak 50 tingkat dan membawa tim ke posisi ketiga di babak kualifikasi Piala Dunia, tetapi dia dipecat...?"
Jae-won juga menambahkan pesan emosional dalam unggahannya: "그동안 고생 많았어요. 아빠는 인도네시아를 위해서 최선을 다한거 우리 가족들은 다 알아요." yang dapat diterjemahkan sebagai, "Ayah telah bekerja keras selama ini. Kami, keluarga, tahu bahwa Ayah telah melakukan yang terbaik untuk Indonesia."
Reaksi dari anak Shin Tae-yong ini mencerminkan kekecewaan mendalam keluarga atas keputusan PSSI.
Shin Tae-yong dikenal sebagai pelatih yang telah membawa perubahan besar bagi Timnas Indonesia, termasuk kenaikan peringkat FIFA dari posisi 173 ke 127 selama masa kepemimpinannya.
Keputusan pemecatan ini pun memicu berbagai opini di kalangan pecinta sepak bola Indonesia, yang sebagian besar menilai kontribusi besar Shin Tae-yong layak mendapatkan apresiasi lebih tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








