Akurat Logo

Kylian Mbappe Gagal Penalti Lagi, Carlo Ancelotti Tegaskan tak Harus Lakukan Evaluasi

Badri | 5 Desember 2024, 16:55 WIB
Kylian Mbappe Gagal Penalti Lagi, Carlo Ancelotti Tegaskan tak Harus Lakukan Evaluasi

AKURAT.CO, Real Madrid kembali menelan kekalahan ditandai dengan kegagalan penyerang bintang mereka, Kylian Mbappe, mencetak gol dari titik penalti. Kali ini terjadi di La Liga Spanyol 2024-2025 melawan Athletic Bilbao.

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, menegaskan bahwa ia tidak ingin mengevaluasi Kylian Mbappe hanya karena gagal mencetak gol dalam lawatan kandang Athletic Bilbao di Stadion San Mames, Basque, Spanyol, Rabu (4/12) atau Kamis WIB itu.

“Kami gagal penalti. Saya tidak harus mengevaluasi seorang pemain karena penalti yang kadang berhasil dan terkadang gagal,” kata Carlo Ancelotti usai laga sebagaimana dipetik dari BBC.

“Jelas dia (Kylian Mbappe) kecewa tetapi kami harus terus (bergerak).”

Baca Juga: Dianggap Belum Maksimal sebagai 'Superstar', Tekanan Membesar Mendera Kylian Mbappe

Real Madrid kalah 1-2 kontra Bilbao di mana Mbappe berpeluang mencetak gol di menit ke-68 dalam situasi skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah. Gol pertama Bilbao dicetak oleh Alejandro Remiro di menit ke-53.

Los Blancos membalas lewat Jude Bellingham di menit ke-78 namun dua menit kemudian Gorka Guruzeta mengembalikan keunggulan pasukannya dengan golnya.

Khusus Mbappe, kegagalan penalti di Basque semalam mengingatkan publik pada kegagalan yang sama saat Madrid bertandang ke markas Liverpool di laga kelima Liga Champions, 27 November lalu.

Baca Juga: Kylian Mbappe Akhirnya Cetak Gol di La Liga, Ancelotti Sebut tak Ada Tekanan untuk Sang Penyerang

Ketika itu, Madrid juga harus pulang dengan tangan hampa karena kalah 0-2 dan Mbappe menjadi “kambing hitam” karena gagal mengeksekusi penalti.

“Dia belum di level terbaiknya, tetapi Anda harus memberikan dia waktu beradaptasi. Dia sudah mencetak sepuluh gol dan berlatih untuk jadi lebih baik,” ucap Ancelotti soal Mbappe.

“Saya belum bicara dengan dia. (Melawan Bilbao) ini adalah pertandingan yang rumit, imbang, kompetitif. Ketika kami menyamakan kedudukan kami bisa berpikir untuk memegang kendali dan detil kecil menghukum kami.”

Di sisi lain, kekalahan atas Bilbao juga membuat Madrid gagal memperkecil selisih dengan seteru terbesar yang memimpin klasemen sementara La Liga, Barcelona.

Berada di posisi kedua, Madrid berjarak empat angka dari Barcelona meski mereka masih punya satu pertandingan yang belum dimainkan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H