Akurat Logo

Erick Thohir Sudah Salaman, PSSI Proses Naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders

Endarti | 7 September 2024, 02:09 WIB
Erick Thohir Sudah Salaman, PSSI Proses Naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders
 

AKURAT.CO, Naturalisasi pemain belum berhenti dilakukan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Terbaru, Erick Thohir sudah bersalaman dengan dua pemain keturunan Indonesia berdarah Belanda, Mees Hilgers dan Eliano Reijnders.

Hal ini terindikasi melalui unggahan di akun Instagram pribadi Erick Thohir, Jumat (6/9/2024).

Baca Juga: Erick Thohir Akui PSSI Sedang Proses Naturalisasi Dua Pemain Keturunan Baru untuk Timnas Indonesia

“Tadi sore ada banyak teman wartawan menanyakan kabar Mees Hilgers dan Eliano Reijnders. Ini saya sudah ajak makan malam bareng dan salaman,” tulis Erick dalam keterangan fotonya.

Dengan sudah bersalamannya Erick Thohir dengan Hilgers dan Reijnders, semakin kuat menandakan keduanya bakal segera menjalani proses naturalisasi.

Memang desas-desus Mess Hilgers dan Eliano Reijnders sebagai sosok dua pemain keturunan baru yang akan dinaturalisasi sudah berhembus kencang beberapa waktu terakhir.

Bahkan, Hilgers dan Reijnders dikabarkan menyewa seorang tukang cukur yang diminta oleh mereka untuk memangkas rambut jelang menghampiri Kedutaan Indonesia.

Baca Juga: Arya Sinulingga Sebut PSSI sedang Memproses Naturalisasi Pemain Baru untuk Timnas Indonesia

Erick Thohir sendiri sebelumnya selalu tidak memberikan jawaban pasti saat disinggung mengenai dua nama ini.

“Belum salaman,” ucap Erick Thohir di Jakarta, Jumat (6/9/24).

Erick Thohir sendiri tidak menutup kemungkinan untuk kembali melakukan proses naturalisasi.

Sebab secara gamblang Erick mengatakan bahwa Timnas Indonesia membutuhkan 150 pemain untuk membela Timnas Indonesia di semua kategori usia.

“Saya kan selalu bilang kita perlu 150 pemain, di mana tim senior 2x11, U-23 3x11, U-20 4x11, U-17 5x11," tutur Erick Thohir.

"Kenapa juga di Liga 2 sudah mulai kami perkenalkan Elite Pro Academy U-17 kalau enggak salah Liga 2 tahun ini, enam klub yang mau bentuk.

"Lalu di Liga 1 sudah ada Elite Pro Academy U-20, U-18, U-16, bahkan di U-20 itu pemain-pemain yang cedera itu bisa walaupun umurnya lewat, bisa . Coba recovery di situ."

Erick menggambarkan sistem untuk mendapatkan pemain tim nasional seperti sebuah mesin besar. Pada saat yang sama, ia mengakui bahwa Timnas Indonesia masih kekurangan pemain.

"Nah ini saya bilang sebagai sistem, kayak mesin, jadi semuanya itu menjadi sebuah komponen besar yang saling mendukung," kata Erick.

"Begitu jadi itu, U-17 pemain masih kekurangan pemain, U-20 masih kekurangan, senior pun masih kurang. Kalau kita lihat kita belum punya striker yang cukup dominan menjadi penggedor begitu."

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H