Olimpiade Paris Selesai, Thierry Henry Resmi Mundur dari Jabatan Pelatih Timnas Prancis U-21

AKURAT.CO, Satu tahun tampaknya sudah cukup bagi Thierry Henry untuk melatih Tim Nasional Prancis U-21. Ya, Henry resmi mundur dari posisi Pelatih Timnas Prancis U-21 per Senin (19/8).
Mundurnya Thierry Henry sejalan dengan selesai pula tugasnya membawa Timnas Prancis U-21 mewakili tuan rumah di Olimpiade Paris 2024.
Di Olimpiade Paris, Henry membawa timnya meraih medali perak selepas dikalahkan Spanyol di final di Stade De France, Paris, Prancis, Jumat (9/8).
Baca Juga: Olimpiade Paris: Final Ideal Sepakbola Putra, Prancis vs Spanyol 9 Agustus Nanti
Federasi Sepakbola Prancis (FFF) menyebut bahwa pengunduran diri ini terjadi setelah Henry berbicara dengan presiden mereka, Philippe Diallo, di akhir Olimpiade Paris.
“Atas nama FFF, saya ingin berterimakasih kepada Thierry Henry atas semua kinerja yang ia selesaikan sebagai pelatih kepala tim junior dan olimpiade,” kata Philippe Diallo.
Direkrut pada 21 Agustus 2023, Henry sebenarnya masih punya kontrak bersama FFF sampai 2025. Adapun FFF mengontrak Henry tahun lalu dengan tujuan memimpin Timnas Prancis U-21 di Olimpiade Paris.
“Kami jelas menyayangkan keputusan ini karena Thierry Henry mampu meraih target yang dibebankan padanya dengan memenangi medali perak di Olimpiade Paris, 40 tahun setelah medali Olimpiade Los Angeles,” kata Diallo.
Baca Juga: Olimpiade Paris: Thierry Henry Isyaratkan Kylian Mbappe Tolak Panggilan ke Timnas Prancis U-23
Dalam sebelas pertandingan di mana Henry memimpin Timnas Prancis U-21 untuk Olimpiade Paris, eks penyerang Arsenal dan Barcelona itu menghasilkan delapan kemenangan, dua imbang, dan sekali kalah.
Sayangnya, satu-satunya kekalahan terjadi di pertandingan puncak di mana Prancis harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 3-5 pada final Olimpiade Paris.
“Memenangi medali perak di olimpiade untuk negara saya akan selalu menjadi kebanggaan terbesar dalam hidup saya,” kata Henry.
Timnas Prancis U-21 adalah tim kelima yang dilatih Henry dalam karier kepelatihannya. Sebelumnya ia pernah membesut Arsenal U-19, asisten di Timnas Belgia, AS Monako, dan mampir ke Kanada untuk Montreal Impact.
Belum diketahui apakah Henry akan kembali melatih setelah ini. Di sisi lain, pria berusia 47 tahun ini juga disibukkan dengan pekerjaannya sebagai komentator siaran sepakbola di stasiun televisi Amerika Serikat, CBS.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







