Akurat Logo

Australia Terbuka: Gelar Perdana di Sydney Bikin Ana/Tiwi Makin 'Pede' di Masa Depan

Leo Farhan | 16 Juni 2024, 18:43 WIB
Australia Terbuka: Gelar Perdana di Sydney Bikin Ana/Tiwi Makin 'Pede' di Masa Depan

AKURAT.CO, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang mampu meraih gelar di ajang BWF World Tour Super 500 Australia Terbuka 2024.

Gelar juara Australia Terbuka diraih pasangan yang karib disapa Ana/Tiwi itu usai menyingkirkan wakil Malaysia, Lai Pei Jing/Lim Chiew Sien, lewat laga rubber game dengan skor 12-21, 21-7, dan 21-13 di Quaycentre, Sydney, Minggu (16/6).

Mahkota Super 500 Australia Terbuka ini juga merupakan gelar perdana yang berhasil direngkuh Ana/Tiwi sejak mereka dipasangkan.

Baca Juga: Australia Terbuka: Pecah Telur, Ana/Tiwi Raih Gelar Perdana setelah 4 Final BWF World Tour

Sebelumnya mereka hanya mampu keluar sebagai runner-up pada empat partai final yang pernah dilakoni. Yaitu pada ajang Vietnam Terbuka 2022, Chinese Taipei 2023, Spanyol Masters 2024, dan Thailand Terbuka 2024.

Jelas gelar perdana di ajang Super 500 ini semakin memotivasi duet ganda putri peringkat 18 dunia tersebut untuk bisa kembali meraih gelar di tur-tur BWF selanjutnya.

"Saya sangat bersyukur dengan gelar pertama di turnamen level 500. Ini menambah kepercayaan diri dan menjadi motivasi kami untuk ke depannya," kata Tiwi melalui keterangan tertulisnya.

"Alhamdulillah dan bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik dan akhirnya bisa juara," sambung Ana menambahkan.

"Senang bisa mendapatkan gelar juara di level super 500 untuk kali pertama. Keberhasilan ini bisa menambah kepercayaan diri untuk ke depannya."

Baca Juga: Kalah di Swiss, Ana/Tiwi Berhasil Melenggang Ke Final Australia Open 2024

Tidak mudah bagi Ana/Tiwi untuk bisa meraih gelar perdana mereka. Apalagi pemilik emas SEA Games Kamboja 2023 itu harus kehilangan set pertama terlebih dulu.

Permainan yang terburu-buru dan terlalu ingin menyerang malah jadi bumerang bagi Ana/Tiwi. Hasilnya banyak buangan bola mereka yang kurang akurat dan malah menyulitkan mereka sendiri.

Beruntung, perubahan pola permainan yang ditampilkan Ana/Tiwi pada dua set terakhir mampu mengantarkan mereka keluar sebagai yang terbaik pada sektor ganda putri Australia Terbuka 2024.

"Pada gim pertama kami belum menemukan pola permainan yang kami inginkan. Juga kami terlalu buru-buru ingin menyerang," kata Ana mengomentari laga final yang baru mereka lakoni.

"Di gim kedua dan ketiga kami mencoba mengubah pola permainan, dan alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik," beber Tiwi menambahkan.

Tim bulutangkis Indonesia sebenarnya mampu mengirimkan tiga wakil ke babak final Australia Terbuka 2024. Selain Ana/Tiwi, ada Ester Nurumi Tri Wardoyo dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Sayang, mereka gagal mendapatkan hasil terbaik. Ester kalah dari Aya Ohori lewat laga rubber game dengan skor 21-17, 19-21, dan 16-21. Sementara Hendra/Ahsan kalah dari He Ji Ting/Ren Xiang Yu lewat dua gim langsung dengan skor 11-21 dan 10-21.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H