Akurat Logo

Pep Guardiola si Mesin Kemenangan dan Konsistensi untuk tetap Tampil Elite

Badri | 20 Mei 2024, 12:26 WIB
Pep Guardiola si Mesin Kemenangan dan Konsistensi untuk tetap Tampil Elite

AKURAT.CO, Legenda Manchester United dan Timnas Inggris, Gary Neville, menggambarkan Pep Guardiola sebagai “mesin kemenangan” sejalan dengan gelar Liga Primer Inggris keenam yang dicapai Pelatih Manchester City tersebut.

“Terutamanya dia adalah mesin kemenangan yang menanamkan itu ke semua orang yang bekerja dengan dia,” kata Gary Neville sebagaimana dipetik dari BBC.

Pep Guardiola sekali lagi menjadi buah bibir setelah membawa Manchester City mengalahkan West Ham United 3-1 di laga terakhir Liga Primer Inggris 2023-2024. Sukses itu membuat mereka menjadi juara Liga Inggris musim ini.

Baca Juga: Tumbangkan West Ham 3-1 di Laga Pamungkas, Manchester City Juara Liga Inggris!

Menjadi sejarah karena gelar tahun ini adalah yang keempat dalam empat musim beruntun. Manchester City menjadi tim pertama yang melakukan hal tersebut dalam sejarah sepakbola Inggris.

“Sulit untuk menjelaskan betapa sulitnya itu–menyalakan ulang secara terus menerus dan bergerak lagi,” kata eks bek United lainnya, Rio Ferdinand.

“Tekanan sehari-hari untuk bangun dan berangkat setiap hari adalah perburuan tanpa lelah untuk penampilan elite.”

Datang ke City pada 2016, Pep Guardiola benar-benar telah menjadi mesin kemenangan. Ia mempersembahkan total 17 trofi untuk The Citizens ditandai dengan pemenang trigelar pada musim 2022-2023.

Baca Juga: Manchester City Rebut Juara Liga Inggris untuk Keempat Kalinya, Pep Guardiola Isyaratkan Hengkang?

Stastistik kemenangannya juga menunjukkan itu. Laman Wikipedia mencatat bahwa pelatih asal Katalunya berusia 53 tahun itu meraih 343 kemenangan, 66 imbang, dan 62 kalah dari total 471 laga.

Jika dipresentasekan, Guardiola menorehkan 72,82 persen kemenangan selama delapan musim bersama Manchester City. Jumlah itu lebih besar dari Barcelona yang dipimpinnya pada periode 2008-2012 dengan 72,47 persen.

Pun demikian, statistik kemenangan Pep Guardiola yang tertinggi tercatat ketika ia membesut Bayern Muenchen pada periode 2013-2016. Di masa itu, Guardiola mencatatkan 75,16 persen menang.

“Untuk tetap tampil di level yang mereka lakukan seperti yang dilakukan pemain (City) dan Pep adalah pencapaian luar biasa. Mereka memainkan beberapa permainan sepakbola luar biasa,” kata eks penyerang Timnas Inggris, Alan Shearer.

Kontrak Guardiola bersama City akan selesai tahun depan dan sang pelatih sudah mengisyaratkan bakal hengkang.

Sementara itu, musim ini sebenarnya belum selesai karena City masih akan menghadapi Manchester United di final Piala FA di Stadion Wembley, London, 25 Mei nanti.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H