Statistik Korea Selatan vs Indonesia: Unggul di Segala Lini, Garuda Muda Kini Selevel Ksatria Taegeuk?

AKURAT.CO, Timnas Indonesia U-23 boleh jadi menang melalui adu penalti melawan Korea Selatan di perdelapan final Piala Asia U-23 2024. Tetapi, jika statistik pertandingan Korea Selatan vs Indonesia dibuka, angka-angka bicara seakan-akan Garuda Muda ada di “dimensi lain.”
Perlu diingat, lawan yang dihadapi adalah Korea Selatan yang dua kali masuk final Piala Asia U-23 dan menjadi juara sekali pada 2020. Bandingkan dengan Timnas Indonesia U-23 yang masih debutan.
Belum cukup sampai di situ, Korea Selatan sendiri adalah kekuatan raksasa di Asia langganan Piala Dunia. Bandingkan pula dengan Timnas Indonesia yang masih bertarung untuk lepas dari stereotype kelas ASEAN-nya.
Baca Juga: Kalahkan Korea Selatan dalam Drama Adu Penalti, Indonesia ke Semifinal Piala Asia U-23
Statistik Korea Selatan vs Indonesia dalam catatan Google menunjukkan bahwa pasukan ASEAN menguasai permainan dengan 53 persen kepemilikan bola. Plus 81 persen akurasi umpan.
Sementara itu, statistik Korea Selatan vs Indonesia untuk Ksatria Taeguk menunjukkan bahwa mereka menguasai 47 persen dengan 79 persen akurasi umpan.
Dalam hal serangan lebih mencolok lagi di mana Timnas Indonesia U-23 melakukan total 21 tembakan dengan lima tepat sasaran. Berbanding delapan tembakan dan dua tepat sasaran yang dilakukan oleh Korea Selatan.
Di lapangan, skuad Garuda Muda juga menunjukkan permainan yang tidak lagi dihantui perasaan inferior karena menghadapi negara sekelas Korea Selatan. Secara mental, Marselino Ferdinan dan kawan-kawan cukup eksepsional.
Baca Juga: Paham Kekuatan Korea Selatan, Shin Tae-yong Siapkan Taktik Ciamik Timnas Indonesia U-23
Soal mental ini teruji ketika pemain Timnas Indonesia U-23 menempuh adu penalti yang panjang yang melibatkan sepuluh pemain dan 24 kali tendangan. Garuda Muda sukses menang 11-10 dengan hanya Arkhan Fikri saja yang gagal melakukan penalti.
Kombinasi pencapaian statistik yang keras plus ketangguhan di adu penalti jelas menjadi modal terbaik untuk sejarah sepakbola Indonesia. Jika Anda sudah bisa mengalahkan Korea Selatan, maka kini Anda boleh berpikir untuk menjadi juara Asia.
Kini, Olimpiade Paris di depan mata. Untuk bisa lolos otomatis skuad asuhan Shin Tae-yong minimal harus berada di peringkat ketiga dan jika tidak harus berjuang melawan wakil Afrika di play-off.
Di semifinal Timnas Indonesia U-23 tinggal menantikan pemenang antara Uzbekistan dan Arab Saudi yang akan bertanding pada Jumat (26/4) sore waktu setempat.
Adapun jadwal laga semifinal Indonesia melawan pemenangan Uzbekistan dan Arab Saudi akan dilakukan pada Senin (29/4) malam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa
- 10MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri






