Akurat Logo

Mohamed Salah: Dengan Perang Brutal di Gaza, Kita Menjalani Natal dengan Hati yang Berat

Badri | 26 Desember 2023, 11:22 WIB
Mohamed Salah: Dengan Perang Brutal di Gaza, Kita Menjalani Natal dengan Hati yang Berat

AKURAT.CO, Pesepakbola asal Mesir dan bintang Liverpool, Mohamed Salah, menyampaikan pesan emosional memperingati Hari Natal tahun ini. Salah menyoroti Natal dengan perang yang masih berlangsung di Gaza, Palestina.

Pesan tersebut disampaikan Mohamed Salah dengan memuat foto hitam putih pohon Natal di akun media sosialnya. Agaknya, hal tersebut merupakan simbol kedukaan atas korban perang yang melanda Gaza sejak Oktober lalu.

“Natal adalah waktu ketika para keluarga berkumpul bersama dan merayakannya,” tulis Mohamed Salah dalam salah satu unggahan di akun Instagramnya.

Baca Juga: Mohamed Salah: Saya Meminta Pemimpin Dunia Cegah Pembantaian Di Gaza, Kemanusiaan Harus Menang

“Dengan perang brutal yang berlangsung di Timur Tengah, terutama kematian dan kerusakan di Gaza, tahun ini kita menjalani Natal dengan hati yang berat dan kami berbagi penderitaan dengan para keluarga yang berduka atas kehilangan orang-orang yang dicintai.”

Sampai hari ini, sebanyak 20.400 warga Palestina diketahui meninggal karena serangan Israel. Di sisi lain, sebanyak 1.200 warga Israel meninggal akibat serangan Hamas pada 7 Oktober lalu.

Kabar terakhir pada perang di sekitar Natal bahkan menyebutkan bahwa serangan Israel telah menewaskan 100 orang di Gaza dalam semalam.

“Mohon jangan lupakan mereka (korban) dan jangan terbiasa dengan penderitaan mereka. Selamat Natal,” tulis Mohamed Salah.

Baca Juga: Konflk Gaza Berlanjut, Federasi Olahraga Negara Islam Siapkan Program Bantuan untuk Palestina

Terlahir sebagai muslim di Nagrig, Mesir, 31 tahun lalu, Mohamed Salah sudah berkiprah di Eropa sejak 2012. Salah diketahui sebagai salah satu pesepakbola muslim yang mempromosikan toleransi.

Pada Natal tahun-tahun sebelumnya, pemain yang sudah tujuh musim di Liverpool itu mengunggah foto ia dan keluarganya bersama pohon Natal dan mengenakan pakaian musim dingin.

Meski sempat mendapatkan kritikan dari warganet muslim karena dianggap tidak layak dilakukan, Salah bertahan pada pendiriannya.

Soal Gaza, Salah sempat dikritik oleh orang-orang Mesir karena bersikap diam pada awal-awal perang. Banyak penggemar sepakbola membandingkan sikap Salah dengan beberapa figur olahraga Arab yang lebih vokal soal perang di Gaza.

Salah mulai berbicara sekitar dua pekan setelah perang dimulai dengan meminta diakhirinya “pembantaian”. Pada Oktober lalu, Palang Merah Mesir mengatakan bahwa Salah memberikan sumbangan dalam jumlah signifikan untuk Gaza.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H