Piala Dunia U-17: Pulangkan Inggris Dengan Sepakan Ala Ronaldo, Lazizbek Mirzaev Juga Ingin Uzbekistan Juara

AKURAT.CO, Gol kemenangan Uzbekistan atas Inggris di babak 16 besar Piala Dunia U-17 2023 yang dicetak Lazizbek Mirzaev melalui sepakan bebas bukanlah kebetulan.
Lazizbek Mirzaev mengaku sering melatihnya seraya meniru Kapten Timnas Portugal dan bintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo.
Ya, sepakan bebas Lazizbek Mirzaev bersarang ke sisi kanan atas Inggris di menit ke-67 laga Piala Dunia U-17 di Stadion Internasional Jakarta (JIS), Jakarta, Rabu (22/11).
Baca Juga: Piala Dunia U-17: Singkirkan Inggris, Uzbekistan Ke Perempat Final Sebagai Wakil Asia Terakhir
Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 2-1 untuk keunggulan Uzbekistan sekaligus membuat Inggris harus puas hanya sampai babak 16 besar saja di Piala Dunia U-17 2023.
"Tentu saya sangat bangga dan bersyukur bisa jadi penentu kemenangan. Kunci sukses (golnya) adalah karena kami melakukan latihan khusus freekick,” kata Lazizbek Mirzaev usai laga sebagaimana dipetik dari rilis resmi LOC Piala Dunia U-17.
“Kami memiliki asisten pelatih yang khusus mengajari bagaimana caranya mencetak gol dari freekick dan karena latihan itu saya bisa mencetak gol hari ini. Ya, saya mencontoh Ronaldo. Saya sering melatihnya saat latihan.”
Aksi Mirzaev mengantarkan Uzbekistan menghadapi Prancis di babak perempat final Piala Dunia U-17 2023 yang bakal dimainkan di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (25/11).
Setelah sukses mengalahkan tim besar seperti Inggris, impian Mirzaev tak selesai sampai di situ atau hanya dengan mengalahkan Prancis di perempat final. Gelandang Lokomotiv Tashkent itu bahkan ingin negaranya menjuarai Piala Dunia U-17.
Baca Juga: Piala Dunia U-17: Kesulitan Selama 90 Menit, Prancis Ke Perempat Final Lewat Adu Penalti
"Tentu hasil ini menambah semangat dan motivasi kami untuk menciptakan sejarah baru lagi,” kata Mirzaev.
“Kami berniat untuk menjadi juara di turnamen ini, tapi sebelum itu kami harus berusaha sebaik mungkin untuk memenangi laga selanjutnya."
Meski begitu, Uzbekistan harus rela tak didampingi pelatih mereka, Jamoliddin Rakhmatullaev, di perempat final kontra Prancis. Pasalnya, Rakhmatullaev dikartumerah di pengujung laga Uzbekistan kontra Inggris.
"Mungkin akan sulit (tanpa pelatih), tetapi kami harus menghadapinya sebagai satu kesatuan tim,” kata penyerang Uzbekistan U-17, Amirbek Saidov.
“Pelatih bisa memberikan instruksi sebelum pertandingan dan kami akan mencoba untuk mengikuti instruksinya.”[]
Liputan ini didukung oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







