Batal Libur Panjang, Luciano Spaletti Resmi Latih Timnas Italia
AKURAT.CO, Federasi Sepakbola Italia (FIGC) akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Luciano Spaletti untuk menduduki jabatan pelatih tim nasional mereka. Spaletti datang ke Tim Nasional Italia untuk menggantikan Roberto Mancini yang memilih mundur beberapa waktu lalu.
“Tim Nasional (Italia) membutuhkan seorang pelatih hebat dan saya sangat senang bahwa dia (Spaletti) menerima (tawaran),” kata Presiden FIGC, Gabriele Gravina, sebagaimana dipetik dari BBC.
“Antusiasme dan kepakarannya akan menjadi fundamental bagi tantangan-tantangan yang menanti Italia di bulan-bulan ke depan.”
Memilih Spaletti cukup krusial bagi FIGC mengingat Mancini mundur sepuluh bulan saja menjelang Piala Eropa 2024. Tak ubahnya Mancini, Spaletti sebenarnya juga mundur dari Napoli selepas membawa klub tersebut menjadi juara Serie A musim lalu dan berniat tak melatih selama setahun.
Pun demikian, tawaran untuk membesut Azzuri–julukan Timnas Italia – tampaknya sulit ditolak oleh Spaletti. Selain karena melihatnya sebagai peluang, juga karena pelatih berusia 64 tahun ini belum punya Timnas Italia di daftar portofolionya.
Lahir di Certaldo, Italia, 7 Maret 1959, Luciano Spaletti adalah pelatih yang semasa masih menjadi pemain berposisi sebagai gelandang. Namun, kariernya sebagai pemain tak sesukses karier kepelatihannya di mana Spaletti hanya bermain di tim-tim kecil seperti Spezia dan Empoli.
Setahun setelah pensiun sebagai pemain di Empoli pada 1993, pelatih berkepala plontos ini naik ke kursi kepelatihan di klub yang sama. Sejak itu, sejarah bergulir dan Luciano Spaletti tercatat melatih sembilan klub berbeda.
Karier kepelatihan terpanjangnya adalah di klub Rusia, Zenit St Petersburg, pada 2009-2014. Pada 2016 ia melatih AS Roma dan setahun kemudian ke Inter Milan kemudian hijrah ke Napoli pada 2021 sampai akhirnya membawa klub tersebut meraih gelar Serie A pertama dalam 33 tahun pada musim lalu.
Melatih Italia pada posisi ini jelas bukan perkara ringan bagi Luciano Spaletti. Selain harus mempertahankan gelar Piala Eropa namun juga Spaletti mengemban tugas membawa kembali Italia ke Piala Dunia setelah absen dalam dua perhelatan beruntun, yakni Rusia 2018 dan Qatar 2022.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Prabowo Luncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ekonomi Keluarga Jadi Fondasi Kekuatan Bangsa
- 10Prabowo: Kesejahteraan Jangan Hanya Jadi Slogan, Penghasilan Rakyat Harus Meningkat Nyata




