Piala Dunia 2026 Resmi 48 Negara, Gunakan Format Peringkat Tiga Terbaik
AKURAT.CO, FIFA resmi menyepakati perubahan format jumlah peserta di Piala Dunia 2026 yang bakal digelar di Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada. Dari yang semula diikuti oleh 32 negara, Piala Dunia 2026 akan memberikan tempat untuk 48 negara.
Sebagaimana dikabarkan BBC, kesepakatan tersebut diputuskan dalam rapat Dewan FIFA di Kigali, Rwanda, Rabu (13/3). Dengan bertambahnya jumlah peserta, maka bertambah pula jumlah laga Piala Dunia dari yang semula 80 pertandingan menjadi 104 pertandingan.
Perubahan menjadi 48 tim juga membuat FIFA menambah satu babak lagi setelah penyisihan yang mempertahankan empat tim di satu grup, yakni babak 32 besar. Untuk memenuhi kuota 32 tim di babak tersebut, FIFA menambah peserta melalui sistem delapan peringkat tiga terbaik selain dua tim teratas di klasemen penyisihan.
“Format yang direvisi melonggarkan risiko tabrakan (pertandingan) dan memastikan bahwa seluruh tim memainkan minimal tiga pertandingan, juga menyediakan keseimbangan waktu istirahat di antara tim-tim yang berkompetisi,” tulis FIFA di laman resminya.
Format empat tim dalam satu grup telah digunakan sejak Piala Dunia menambah peserta menjadi 32 negara di edisi Jepang-Korea Selatan pada 1998. Dengan pertambahan menjadi 48 tim disertai babak 32 besar, maka maksimal pertandingan di Piala Dunia 2026 menjadi delapan laga sampai final.
FIFA juga sudah menetapkan jadwal final Piala Dunia Meksiko-AS-Kanada pada Minggu, 19 Juli 2026. Itu berarti seluruh klub harus melepas pemainnya untuk turnamen pada 25 Mei 2026 dengan pertandingan laga terakhir pada 24 Mei 2026.
Sementara itu, Asosiasi Pesepakbola Profesional Inggris (PFA), menganggap bahwa penambahan peserta Piala Dunia 2026 menjadi 48 negara akan membuat jadwal pemain menjadi semakin padat. Untuk menyesuaikan format tersebut, PFA meminta pengaturan ulang jadwal pertandingan secara menyeluruh.
“Perluasan format Piala Dunia yang sudah diumumkan untuk 2026 berarti bahwa, sekali lagi, semakin banyak pertandingan yang dipaksakan ke jadwal yang sudah terlalu padat,” kata Pemimpin Eksekutif PFA, Maheta Molango. “Secara mendasar, kalender sepakbola perlu diatur-ulang.”[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9DPR Ajak Masyarakat Merawat Persatuan Lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
- 10Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan




