Akurat Logo

Indonesia Kemungkinan Tantang Bolivia Atau Tajikistan Di FIFA Matchday Maret

| 8 Februari 2023, 20:03 WIB
Indonesia Kemungkinan Tantang Bolivia Atau Tajikistan Di FIFA Matchday Maret

AKURAT.CO, Pelatih Shin Tae-yong membocorkan calon lawan Tim Nasional Indonesia dalam jeda internasional resmi atau FIFA Matchday Maret 2023. Sejauh ini ada dua negara yang disiapkan menjadi lawan Garuda.

Kedua negara tersebut adalah Bolivia dan Tajikistan. Hanya saja, Shin Tae-yong belum bisa memastikan kejelasannya karena PSSI masih berkomunikasi lebih lanjut.

"Belum pasti 100 persen, tapi sepertinya akan lawan Bolivia atau Tajikistan. Kedua tim ini belum pasti, masih tahap koordinasi," ujar Shin Tae-yong usai memimpin latihan Timnas U-20 di Lapangan C Senayan, Jakarta, Rabu (8/2).

Jika benar adanya, baik Bolivia maupun Tajikistan akan menjadi lawan yang sangat tangguh bagi Timnas Indonesia. Sebab, kedua negara tersebut punya peringkat jauh lebih baik dari Garuda.

Berdasarkan peringkat FIFA terbaru per 22 Desember 2022, mereka termasuk dalam negara 110 besar dunia. Bolivia menempati peringkat ke-82, sementara Tajikistan ada di posisi ke-108 FIFA. Adapun Indonesia hinggap di anak tangga ke-151.

Namun demikian, melawan tim dengan peringkat FIFA tinggi bukanlah kali pertama bagi Timnas Indonesia. Garuda sebelumnya pernah menantang Curacao, negara dengan peringkat ke-84 dunia pada September 2022 lalu.

Bahkan hasilnya, Timnas Indonesia sukses menekuk Curacao dua kali dengan skor 2-1 dan 3-2.

Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri sebelumnya juga telah mengungkapkan bahwa calon lawan Indonesia pada FIFA Matchday Maret 2023 tidak jauh berbeda dengan Curacao. 

Indra juga menuturkan, pertandingan persahabatan resmi bulan depan tersebut diusahakan PSSI berlangsung di Indonesia. Namun, federasi tak menutup kemungkinan jika bermain di luar negeri.

“Lawannya adalah (keputusan hasil) diskusi saya dengan Pelatih (Timnas Indonesia) Shin Tae-yong. Tidak akan jauh berbeda dengan tim sekelas Curacao,” kata Indra Sjafri beberapa waktu lalu.

“Kami berusaha digelar di Indonesia karena kami juga ingin memberikan hiburan (untuk masyarakat). Akan tetapi, tidak tertutup kemungkinan, jika ada lawan yang mengajak, kami akan bermain di luar negeri."[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.