Akurat Logo

Gandeng PSSI, KONI Pusat Gelar Sarasehan Suporter Indonesia

| 16 November 2022, 20:36 WIB
Gandeng PSSI, KONI Pusat Gelar Sarasehan Suporter Indonesia

AKURAT.CO, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat bersama Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) menggelar Sarasehan Suporter Indonesia.

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 80 suporter yang mewakili 18 klub Liga 1 dan enam klub Liga 2 ini berlangsung selama dua hari, dan dibuka secra resmi Menpora yang diwakili Plt. Deputi IV bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dr. Raden Isnanta di Hotel Aston Kartika Grogol Jakarta, Rabu (16/11).

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman mengatakan, kegiatan ini merupakan cara untuk melakukan evaluasi terhadap sepakbola Indonesia, agar tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur yang terjadi pada 1 Oktober 2022 tidak terulang kembali.

"Saat ini momentum untuk melakukan evaluasi dalam agar sepak bola Indonesia dapat bangkit. Perbaikan harus diwujudkan secara bersama atas dasar kecintaan kepada sepak bola Indonesia," kata Marciano dalam sambutannya.

“Suasana aman dan nyaman di dalam stadion harus terjaga dengan baik. Tidak ada ketakutan dalam menyaksikan pertandingan sepak bola."

Menurut Marciano, salah satu yang perlu ditingkatkan adalah suporter karena perannya yang penting dan kerap dianggap sebagai pemain ke-12.

"Kita harus duduk bersama dengan para suporter, suporter ini memegang peranan sangat besar dalam sepakbola Indonesia,” sambung Marciano.

Selain itu, purnawirawan TNI tersebut menuturkan, evaluasi menyeluruh wajib dilakukan guna menepis keraguan berbagai pihak terhadap kemampuan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 Tahun 2023 mendatang. 

“Kita juga harus melihat bahwa ada keragu-raguan calon peserta Piala Dunia U-20 Tahun 2023,” sebut Marciano. 

"Suporter yang tertib diharapkan mampu menepis keraguan berbagai pihak. Pasalnya, peran penting suporter sangat menentukan, buktinya adalah perkembangan industri olahraga Tanah Air yang pesat. Industri olahraga Indonesia maju dengan pesat karena dukungan suporter."

Marciano pun mengajak para suporter untuk memanfaatkan sarasehan ini dengan baik. Mereka yang hadir diharapkan tak segan memberikan masukan-masukan berdasarkan pengalamannya masing-masing saat menyaksikan pertandingan sepakbola.

"Saya berharap satu hari bisa melihat lagi pertandingan bola antara Persib melawan Persija, kedua suporternya bisa ada di dalam satu stadion," kata Marciano.

"Kami sangat sedih saat melihat Persija main di Bandung, Jakmania tak boleh datang. Begitu juga sebaliknya. Karena apa? Karena perkiraan masalah-masalah yg akan timbul yang disebabkan oleh suporter yang membuat penentu kebijakan keamanan memberikan izin."

Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan yang turut hadir dalam pembukaan Sarasehan Suporter Indonezia itu mengatakan bahwa suportwr menjadi salah satu yang perlu diberikan atensi dalam transformasi sepak bola selain tata kelola, stadion dan lainnya.

"Tentunya peran suporter sangat penting dalam setiap pertandingan atau event antar satu klub dan klub lainnya. Suporter adalah pemain kedua belas, tanpa suporter situasi lapangan tidak akan semarak, situasinya berbeda,” sebut pria yang akrab disapa Iwan Bule.

“Tentunya kami PSSI, KONI meminta masukan dari teman-teman sekalian apa yang diinginkan dan menjadi formulasi atau kesimpulan bersama dari sarasehan ini,” tutupnya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.