Akurat Logo

Merasa Dicurangi, Ini Kata-kata Ronaldo untuk Semangati Timnya

Ardiansyah Pratama | 28 Maret 2021, 11:05 WIB
Merasa Dicurangi, Ini Kata-kata Ronaldo untuk Semangati Timnya

AKURAT.CO, Tim Nasional Portugal harus rela berbagi satu poin dengan Serbia setelah bermain imbang dengan skor akhir 2-2 pada pertandingan grup A, Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Stadion Red Star, Beogard, Serbia, Minggu (28/3) dini hari WIB.

Padahal, Cristiano Ronaldo mampu mencetak gol cantik penentu kemenangan bagi tim berjuluk A Selecao tersebut di menit-menit tambahan jelang berakhirnya laga. Sayang, gol tersebut tidak dianggap oleh wasit.

Tidak ingin berlarut dalam kesedihan, kapten timnas Portugal itu bahkan langsung menyemangati timnya usai pertandingan dengan membagikan kata-kata bijaksana lewat laman Instagram pribadinya.

“Menjadi kapten tim Portugal adalah salah satu kebanggaan dan hak istimewa terbesar dalam hidup saya. Saya selalu memberi dan akan memberikan segalanya untuk negara saya, itu tidak akan pernah berubah,” tulis Ronaldo dikutip dari laman Instagram.

“Tetapi ada masa-masa sulit untuk dihadapi, terutama ketika kita merasa seluruh bangsa dirugikan. Angkat kepalamu dan hadapi tantangan berikutnya sekarang! Ayo, Portugal!”

Usai pertandingan, pelatih Portugal, Fernando Santos, bahkan mengutarakan keresahannya karena UEFA menolak menggunakan teknologi dalam pertandingan sebesar ini. Bahkan wasit yang memimpin laga mengakui kesalahannya dan meminta maaf atas kejadian tersebut.

“Wasit kemudian melihat apa yang telah terjadi dan mendatangi saya untuk meminta maaf atas kesalahan tersebut,” jelas Santos dikutip laman Eurosport.

Atas hasil imbang tersebut, Ronaldo dan kolega harus puas berada di urutan kedua klasemen sementara dengan koleksi empat poin, jumlah poin yang sama dengan Serbia yang ada tepat di atasnya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.