PBSI Bakal Rombak Ganda Putra, Skenario Baru untuk Leo/Bagas Sambil Tunggu Daniel Marthin

AKURAT.CO, Kabar mengejutkan datang dari sektor ganda putra Pelatnas PBSI. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Eng Hian, mengisyaratkan adanya potensi bongkar pasang pasangan ganda putra utama sebagai langkah evaluasi total usai gelaran Indonesia Masters 2026.
Meskipun Indonesia berhasil meloloskan pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin ke partai final Indonesia Masters, performa beberapa pasangan senior lainnya justru menjadi catatan merah bagi federasi.
Fokus utama kini tertuju pada nasib pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana yang dinilai stagnan, serta proses kembalinya Daniel Marthin ke lapangan.
Baca Juga: Evaluasi Indonesia Masters: PBSI Fokus Bangun Fondasi Kuat Menuju Olimpiade LA 2028
Rencana Tandem Daniel Marthin Tinggal Menunggu Momentum
Eng Hian mengungkapkan bahwa kondisi cedera Daniel Marthin sejatinya sudah dinyatakan sembuh secara medis. Namun, tim pelatih masih menahan Daniel untuk turun bertanding karena masalah trauma gerakan yang belum hilang sepenuhnya.
"Daniel kondisinya sudah baik. Cuma saya masih belum bisa me-release Daniel ke pertandingan karena masih ada beberapa gerakan yang masih dia tahan," kata Eng Hian di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (25/1).
"Kita tidak mau kalau dipaksakan nanti ada trauma panjang."
Menariknya, PBSI sudah menyiapkan skenario tandem baru untuk Daniel. Tidak tanggung-tanggung, skema pasangan A hingga D sudah berada di kantong tim pelatih.
Namun, Eng Hian memastikan bahwa Daniel tidak akan dipasangkan dengan pemain junior dari skuad pratama Pelatnas PBSI guna menghindari memulai poin dari nol.
Baca Juga: Indonesia Masters: Gagal Kalahkan Duet Malaysia, Raymond/Joaquin Terkendala Adaptasi Lapangan
"Kita sudah siapkan skema A, B, C, D. Sambil menunggu Daniel sembuh, kita melihat progres Bagas/Leo dan Rahmat/Rian. Kalau Daniel partner dengan (pemain) pratama kan benar-benar mulai dari nol, tapi kalau dengan yang sudah mapan tidak dari nol banget," jelas pria yang karib disapa Koh Didi itu.
Sinyal perombakan ini menjadi alarm keras bagi pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. Eng Hian mengakui bahwa Key Performance Indicator (KPI) pasangan ini dalam enam bulan terakhir jauh dari ekspektasi.
"Untuk rencana perubahan, itu tidak menutup kemungkinan. Kalau memang sudah maksimal mencoba segala cara tapi performa atlet ini tidak meningkat, sementara kita melihat potensi atlet bisa dikembangkan dengan pemain lain, tentu itu akan menjadi solusi," jelasnya.
Namun, Eng Hian memberikan pengecualian bagi dua pasangan yang dianggap memiliki progres positif, yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan sang finalis Indonesia Masters, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Kedua pasangan ini dipastikan aman dari radar bongkar pasang.
Fajar/Fikri Fokus Adaptasi Pola Baru Menuju All England
Terkait performa Fajar/Fikri yang tumbang dari juniornya di perempat final, Eng Hian menjelaskan bahwa pasangan ini sedang dalam masa adaptasi perubahan pola permainan. All England 2026 pun ditetapkan sebagai sasaran utama bagi pasangan ini.
"Fajar/Fikri memang kalah dari juniornya, tapi mereka sedang beradaptasi dengan perubahan pola. Tentu tidak mudah, tapi All England, Indonesia Open, dan puncaknya Asian Games menjadi sasaran utama mereka," katanya.
Dengan berakhirnya Indonesia Masters 2026, peta kekuatan ganda putra Pelatnas diprediksi akan mengalami pergeseran signifikan. Publik kini menanti apakah Daniel Marthin akan kembali dengan pasangan lamanya, atau justru muncul duet "monster" baru hasil perombakan besar-besaran PBSI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







