Olimpiade Paris: Empat Pebulutangkis Indonesia Ikut TC Ganda Putri Malaysia di Prancis

AKURAT.CO, Pasangan ganda putri bulutangkis Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, mengakui bahwa latih tanding dengan beberapa atlet putra Indonesia berdampak positif pada penampilan mereka.
“Bagus bermain dengan para pemain (Indonesia) ini karena mereka berbeda,” kata Thinaah sebagaimana dipetik dari The Star.
“Dan saya belajar untuk memvariasikan permainan saya dan lebih fokus pada bagaimana menghadapi para pemain dengan pukulan serangan yang tricky.”
Baca Juga: Rexy Mainaky Rekrut Eks Pebulutangkis Nasional Indonesia untuk Lawan Tanding Pearly/Thinaah
Empat pebulutangkis Indonesia tersebut adalah Ade Yusuf, Gerardo Rizqullah, Rian Swastedian, dan Alfian Firsada. Ade adalah eks pebulutangkis ranking 16 dunia yang dikenal berpasangan dengan Wahyu Nayaka.
Gerardo adalah keponakan pebulutangkis Indonesia peraih medali emas Olimpiade Beijing, almarhum Markis Kido.
Adapun Rian pernah menjadi juara Vietnam International Series 2015 bersama Masita Mahmudin dan Alfian bermain dengan Alwi Mahardika sampai 2017.
“Masing-masing mereka punya karakter yang berbeda. Mereka benar-benar membantu kami belajar dan beradaptasi untuk rentang permainan dan taktik yang lebih luas karena gaya bermain mereka yang berbeda,” kata Thinaah.
Enam bulan membantu Pearly Tan/Thinaah Muralitharan berlatih tanding membuat Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) mengikutsertakan empat pebulutangkis Indonesia itu ke pemusatan latihan di Paris, Prancis, dalam waktu dekat.
Baca Juga: Juara di Birmingham, Pearly/Thinaah Simbol Multirasialisme Malaysia
Pemusatan latihan di Paris merupakan persiapan Pearly/Thinaah menuju Olimpiade Paris 2024. Adapun Pearly/Thinaah adalah satu-satunya wakil Malaysia di nomor ganda putri bulutangkis Olimpiade Paris.
Direktur Kepelatihan Pelatnas Malaysia, Rexy Mainaky, mengatakan bahwa latih tanding dengan pebulutangkis putra Indonesia memberikan keberanian bagi Pearly/Thinaah untuk mengimbangi pasangan elite dari China dan Korea Selatan.
“Kualitas latih tanding akan membantu mereka mendapatkan keberanian untuk bertarung melawan pasangan-pasangan papan atas,” kata Rexy Mainaky yang juga legenda bulutangkis Indonesia itu.
Penampilan terakhir Pearly/Thinaah adalah Indonesia Terbuka pada Juni silam di mana langkah mereka terhenti sampai perempat final. Mereka menumbangkan duet Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, di putaran kedua.
Sementara di perempat final Pearly/Thinaah harus mengakui keunggulan pasangan terbaik dunia asal China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan. Pun demikian, Tan/Thinaah menunjukkan perlawanan dengan skor akhir 20-22 dan 18-21.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 420 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 5Real Madrid vs PSG: Jose Mourinho Senang dengan Wasit yang Pimpin Laga Malam Ini
- 630 Kata-Kata untuk Poster Hari Santri 2026 yang Singkat dan Penuh Makna
- 7Link Download PDF Hari Santri 2026 dari Kemenag, Ada Teks Doa dan Pedoman Upacara
- 850 Contoh Ucapan Hari Santri 2026 Terbaru, Singkat dan Penuh Makna
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot






