Warisan Emas Flandy Limpele untuk Bulu Tangkis Malaysia

AKURAT.CO, Flandy Limpele resmi meninggalkan Asosiasi Badminton Malaysia (BAM) setelah tidak memperpanjang kontraknya yang berdurasi 18 bulan untuk bergabung kembali bersama Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
Media lokal setempat bahkan menilai bahwa Flandy telah meninggalkan warisan emas untuk sektor ganda putra Malaysia. Menurut The Star, ganda putra Malaysia saat ini mengalami kemajuan pesat sejak Flandy Limpele direkrut BAM pada Juli 2020 lalu.
“Ini mungkin tidak masuk akal, tetapi pelatih ganda putra Flandi Limpele percaya waktu keputusannya untuk pergi ketika ganda putra sedang membuat kemajuan, adalah hal yang tepat untuk dilakukan,” tulis The Star.
“Dalam satu setengah tahun terakhir di bawah Flandy, pemain nasional nomor 1, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, menunjukkan hasil yang patut dipuji.”
Aaron/Wooi Yik yang debut di Olimpiade Tokyo 2020 tahun lalu berhasil mengejutkan dunia dengan memenangkan medali perunggu. Dalam perjalannya mereka mampu menundukkan dua ganda raksasa Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.
Flandy Limpele sendiri mundur hanya berselang satu hari setelah anak didiknya, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani, mencapai babak final Swiss Terbuka 2022.
Sayangnya, Sze Fei/Izzudin gagal meraih gelar karena dikalahkan pasangan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dalam dua gim langsung dengan skor 18-21, 19-21, Minggu (27/03).
Dua pekan sebelumnya, Sze Fei/Izzudin juga membuat gebrakan dengan memenangkan German Terbuka 2022. Tahun lalu, mereka mengalahkan juara Olimpiade Lee Yang/Wang Chil-lin dari Chinese Taipei untuk mencapai perempat final Indonesia Terbuka.
Selain dua ganda putra di atas, ada juga pasangan muda Man Wei Chong/Tee Kai Wun yang memenangkan gelar pertama mereka di Syed Modi International pada Januari lalu. Ada juga pemain pelapis yang keluar sebagai juara di beberapa turnamen tahun lalu.
Flandy sendiri sejatinya sangat puas dengan pekerjaannya di BAM dalam meningkatkan standar ganda putra Malaysia. Pria kelahiran Manado 9 Februari 1974 itu dikonfirmasi akan efektif tak lagi jadi bagian keluarga BAM pada Sabtu (01/04) nanti.
“Saya sangat puas melihat peningkatan ganda Malaysia dalam waktu singkat saya di sini. Ada beberapa hasil terlepas dari tantangan yang kami lalui di bawah pandemi,” kata Flandy, yang memenangkan medali perunggu bersama Eng Hian di Olimpiade Athena 2004.
Namun bagi Flandy, tantangan baru harus dia ambil, yakni melatih di negaranya sendiri, Indonesia. Faktanya, Indonesia belum pernah merasakan tangan dinginnya selama menjadi pelatih.
“Menarik karena saya belum pernah melatih di Indonesia sebelumnya. Setelah karier bermain saya, saya pergi ke negara lain untuk melatih. Senang bisa kembali,” sambung Flandy Limpele.
Sebelumnya, Flandy Limpele memang memiliki segudang pengalaman di tanah perantauan. Sempat melatih pelatnas bulutangkis India, Flandy Limpele kemudian berlabuh ke Malaysia pada 2020.
Flandy menjadi pelatih ketiga yang memutuskan angkat kaki dari BAM dalam empat bulan terakhir. Chan Chong Ming yang melatih ganda putri keluar pada Desember, sementara pelatih tunggal Indra Wijaya pergi pada Januari untuk melatih pebulu tangkis independen Lee Zii Jia.
Saat ini, pelatih asal Indonesia yang tersisa di BAM adalah Rexy Mainaky, Hendrawan (tunggal putra) dan Paulus Firman (ganda campuran).[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK



