Bonus Kevin Cordon Baru Sebatas "Taman", Belum Uang dan Rumah
AKURAT.CO, Kevin Cordon mencuri perhatian pencinta bulutangkis dunia dengan keberhasilannya melangkah ke semifinal nomor tunggal putra Olimpiade Tokyo 2020. Datang dari negara yang tak terlalu dikenal di bulutangkis, Guatemala, kini Cordon bahkan diketahui di kawasan Asia.
Olimpiade Tokyo adalah olimpiade keempat bagi Cordon dan tiga olimpiade sebelumnya ia tidak tampil terlalu menonjol. Namun di Tokyo, Cordon bahkan berhasil mengalahkan beberapa pemain yang lebih diunggulkan sejak awal. Tergabung di Grup C, dia bisa melewati adangan L Munoz, Ng Ka Long Angus, dan Mark Caljow.
Di perempat final, ia sukses menumbangkan Kwang Hee Heo yang sebelumnya sudah mengalahkan Kento Momota. Berlanjut ke semifinal, sayangnya ia belum bisa mengalahkan Viktor Axelsen yang nangkring di peringkat dua dunia. Puncaknya di perebutan medali perunggu.
Ada harapan di sana, namun Kevin Cordon masih gagal mengatasi permainan apik Anthony Sinisuka Ginting. Terlepas dari gagalnya dia meraih medali Olimpiade, Cordon sudah mencatatkan namanya sebagai satu-satunya tunggal putra dari Benua Amerika yang berhasil lolos ke semifinal Olimpiade.
Tak heran, jika banjir apresiasi pun datang untuk pemain kelahiran La Union, Guatemala ini. Dukungan publik di akun Instagram pribadinya @kevincordon17 pun mengalir deras.
Bahkan sejak kedatangan di Bandara La Aurora pada Rabu (4/8/21), publik dan pemerintah Guatemala menyambut Cordon dengan sangat meriah. Sebagai apresiasi, nama Kevin Cordon juga akan diabadikan sebagai nama sebuah taman di wilayah kelahirannya. Hal yang diterima ini bukan tanpa sebab, pasalnya banyak hal yang harus dilalui sebelum ke Olimpiade Tokyo 2020.
Salah satunya adalah saat aula tempat dia biasa latihan dialih fungsikan untuk rumah sakit darurat penanganan pasien Covid. Alhasil, Kevin Cordon terpaksa berlatih di Gereja San Francisco de Asis di Zacapa.
Minim Apresiasi
Melansir aiyuke, terlepas dari prestasi yang ditorehkan Kevin Cordon, pemerintah Guatemala masih sebatas memberi penghargaan berupa foto dirinya dan buket bunga. Cordon juga hanya dihadiahi trofi dengan ukuran yang sangat kecil. Hal itu tak lepas dari situasi perekonomian Guatemala yang masih tergolong miskin.
Namun, Cordon rupanya tak mempermasalahkan itu. Ia bahkan mau berambisi tampil di Olimpiade Paris 2024. Terlebih kini ranking dunianya melesat pesat ke peringkat 59 dunia setelah sebelumnya ada di peringkat 74.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK


