Mantan Manajer Timnas Indonesia dan Persija Jakarta IGK Manila Meninggal Dunia

AKURAT.CO, Awan hitam menyelimuti kancah sepakbola Indonesia. Mantan manajer Timnas Indonesia dan Persija Jakarta, I Gusti Kompyang (IGK) Manila, meninggal dunia dalam usia 83 tahun.
IGK Manila mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Bunda Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/8) pukul 08.59 WIB. Kabar duka ini disampaikan oleh Ketua Panpel Persija Jakarta, Ferry Indra Sjafrief atau kerap disapa Bung Ferry.
IGK Manila adalah mantan Manajer Timnas Indonesia dan juga Persija Jakarta. Salah satu puncak prestasinya adalah keberhasilannya membawa skuad Garuda meraih medali emas pada ajang SEA Games 1991 di Manila, Filipina.
Baca Juga: Persis vs Persija: Tren Positif Berlanjut, Macan Kemayoran Menang 3-0 di Manahan
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan, melainkan salah satu momen paling membanggakan dalam sejarah sepakbola Tanah Air yang tak terlupakan.
Selain bersama Timnas Indonesia, IGK Manila juga meraih prestasi bersama klub Persija Jakarta. Di mana beliau turut mengantarkan tim berjuluk Macan Kemayoran ini meraih gelar juara Liga Indonesia pada 2001.
Pada final Liga Indonesia 2001, Persija Jakarta menunjukkan dominasinya dengan berhasil mengalahkan PSM Makassar.
Pertandingan yang penuh tensi tersebut berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Persija. Laga final yang mendebarkan itu digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dan menjadi saksi bisu kejayaan tim.
Baca Juga: Resmi! Ini Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Matchday September 2025
Selain sepakbola, IGK Manila juga dikenal luas sebagai tokoh olahraga nasional multifungsi yang berdedikasi. Ia bahkan memiliki julukan "Bapak Wushu", sebuah pengakuan atas perannya yang sangat besar dalam pengembangan olahraga wushu di Indonesia. Kontribusinya melampaui satu cabang olahraga.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir pun turut mengucapkan rasa belasungkawa atas meninggalnya IGK Manila. Baginya dia kehilangan sosok sahabat dan mentor dalam dunia olahraga Indonesia.
“Saya kehilangan sahabat sekaligus menit yang loyal dan pekerja keras. Kami pernah bekerjasama saat di Persija dan membawa juara tahun 2001,” tulis Erick Thohir di instagram pribadinya.
“Beliau juga pernah berjasa saat menjadi Manajer Timnas Indonesia ketika juara SEA Games tahun 1991.Terima kasih untuk seluruh kontribusinya yang telah diberikan kepada sepakbola Indonesia, Pak Jenderal IGK Manila."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 6Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 7Gerindra Buka Pintu Koalisi 2029, Begini Respons PDIP
- 8Prediksi Skor Sevilla vs Barcelona 20 September 2026: Blaugrana Diprediksi Menang
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia




