Akurat Logo

Bakal Berusia 31 Tahun, Veddriq Leonardo Sebut Peluang ke Los Angeles 2028 Masih Terbuka

Leo Farhan | 14 Agustus 2024, 17:20 WIB
Bakal Berusia 31 Tahun, Veddriq Leonardo Sebut Peluang ke Los Angeles 2028 Masih Terbuka

AKURAT.CO, Veddriq Leonardo menjadi salah satu atlet yang mampu menyumbangkan medali emas untuk Indonesia di ajang Olimpiade Paris 2024 dari cabang olahraga panjat tebing nomor speed putra.

Di usianya yang ke-27 tahun, Veddriq Leonardo meraih medali emas usai mencatatkan waktu terbaik 4,75 detik di Olimpiade Paris. Ia mengalahkan wakil China, Wu Peng, yang mencatatkan waktu 4,77 detik atau hanya terpaut 0,02 detik.

Pemanjat tebing kelahiran Singkawang, Kalimantan Barat itu juga optimistis dirinya masih bisa bersaing untuk Olimpiade Los Angeles 2028 mendatang. Atau empat tahun ke depan saat usianya 31 tahun.

Baca Juga: Olimpiade Paris: Sejarah! Veddriq Leonardo Sumbang Emas Pertama untuk Indonesia

"Kalau untuk kesempatan jelas masih ada. Karena kalau melihat dari pengalaman atlet yang sudah-sudah, dan yang bertarung kemarin masih ada yang berusia di atas 35 tahun," kata Veddriq Leonardo saat tiba di Tanah Air di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (13/8) malam WIB.

"Jadi untuk saya peluang ke LA masih bisa."

Usia yang terbilang matang ditunjukkan Veddriq dengan penampilan tenang sepanjang pertarungan di Le Bourget Sport Climbing Venue, Paris, 6 dan 8 Agustus lalu.

Perasaan tenang sepanjang babak kualifikasi hingga partai final lah yang mampu membuatnya tampil fokus meraih medali emas pertama untuk Indonesia di Olimpiade Paris.

Baca Juga: Raih Emas Olimpiade, Veddriq Leonardo Ternyata Sempat Grogi Lawan Atlet Tuan Rumah Ini

Selain itu, lawan-lawan yang dia hadapi kali ini juga merupakan pesaing yang sudah sering dia hadapi di kejuaraan-kejuaraan panjat tebing internasional.

"Saya cukup tenang, karena beberapa kali sudah sering pernah bertemu dengan lawan. Dan kalau tidak tenang, justru bisa menjadi bumerang buat saya sendiri," jelas Veddriq.

"Tenang itulah jadi kunci saya bisa cepat tanpa melakukan kesalahan. Di kualifikasi terakhir di Budapes saya sempat kalah melawan dia (Wu Peng). Ketika itu saya melakukan kesalahan, terpeleset. Jadi, kunci lawan yang cepat ya harus tenang."

Selain itu, motivasi tambahan Veddriq untuk bisa meraih hasil yang terbaik adalah lantaran Indonesia hanya menyisakan dia seorang untuk bisa mempersembahkan medali dari cabor panjat tebing.

"Jadi, saya berpikir harus mengoptimalkan kesempatan yang ada, maksimal, dan alhamdulillah dikasih yang terbaik, medali emas buat Indonesia," katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H