Akurat Logo

Olimpiade Paris: Putranya Raih Emas, Sang Bunda Kenang Veddriq Leonardo Latihan Saat Kebakaran Hutan

Leo Farhan | 8 Agustus 2024, 22:13 WIB
Olimpiade Paris: Putranya Raih Emas, Sang Bunda Kenang Veddriq Leonardo Latihan Saat Kebakaran Hutan
 
 
AKURAT.CO, Veddriq Leonardo sukses mempertahankan tradisi medali emas olimpiade untuk Indonesia setelah menjadi yang terbaik pada cabang panjat tebing nomor speed putra Olimpiade Paris 2024.
 
Tampil di final Olimpiade Paris di Le Bourget Sport Climbing Venue, Paris, Kamis (8/8) malam WIB, Veddriq Leonardo tampil sebagai yang tercepat usai mencatatkan waktu terbaik 4,75 detik.
 
Veddriq Leonardo menaklukkan wakil China, Wu Peng, hanya dengan selisih 0,02 detik, untuk emas pertama Indonesia di Olimpiade Paris.
 
 
Rasa senang dan bangga disampaikan Ibunda Veddriq, Rosita, yang mengatakan keberhasilan meraih emas Olimpiade Paris 2024 ini tidak terlepas dari kepribadian teguh yang sudah ditunjukkan putranya sejak kecil.
 
"Sejak kecil, Veddriq merupakan anak yang sangat gigih dan teguh pendirian. Jika ia mengatakan A, maka harus A," kata Rosita melalui keterangan yang diterima Akurat.co, Kamis (8/8).
 
"Dan setiap hari, bahkan di saat ada kebakaran hutan di Kalimantan, ia tetap berlatih di bawah kabut asap yang memenuhi langit Kalimantan."
 
Medali emas tampaknya memang pantas untuk atlet kelahiran Singkawang, Kalimantan Barat, tersebut.
 
Pasalnya, Veddriq, mampu tampil meyakinkan sejak awal babak eliminasi sampai ke final. Catatan waktu atlet berusia 27 tahun itu bahkan selalu di bawah lima detik.
 
 
"Olahraga ini baru, tapi diberi kepercayaan dan bisa dibuktikan dengan meraih emas. Bersyukur untuk pencapaian ini dan saya pun bangga atas pencapaian ini," kata Veddriq usai laga, Kamis (8/8).
 
"Medali emas ini berkah dan ini juga merupakan kerja keras, usaha, dedikasi semua tim pelatih, atlet, teman keluarga yang telah memberikan doa dan dukungan. Ini juga kado buat Indonesia di ulang tahun ke-79."
 
Di babak perempat final, Veddriq berhasil menaklukkan wakil tuan rumah, Bassa Mawem, usai mencatatkan waktu 4,88 detik. Sementara Mawem mencatatkan waktu 5,26 detik.
 
Veddriq berhasil mempertajam catatan waktunya di babak semifinal dengan waktu 4,78 detik sekaligus menyingkirkan wakil Iran, Reza Alipour, yang mencatatkan waktu 4,84 detik.
 
Sementara itu, medali perunggu berhasil direbut wakil Amerika Serikat, Samuel Watson yang mengalahkan Ali Pour dengan waktu 4,74 detik. Sekaligus mempertajam rekor dunia yang juga dicatatkan atas namanya sendiri yang sebelumnya 4,75 detik.
 
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H