Final Piala Davis Malam Ini: Australia vs Italia, Partai Kedua Sinner vs De Minaur Penentu

AKURAT.CO, Australia akan menghadapi Italia di final Piala Davis 2023. Pertandingan puncak turnamen beregu putra paling bergengsi di dunia itu akan digelar di Martin Carpena Arena, Malaga, Spanyol, pada Minggu (26/11) pukul 22.00 WIB malam ini.
Line-up yang akan diturunkan di antaranya adalah Alex De Minaur yang akan mewakili Australia menghadapi Jannik Sinner dari Italia pada nomor tunggal final Piala Davis 2023.
Jannik Sinner boleh dikatakan lebih diunggulkan mengingat ia mengalahkan petenis ranking satu dunia, Novak Djokovic, di semifinal Piala Davis, Sabtu (25/11). Sinner menang atas Djokovic lewat laga tiga set dengan skor 6-2, 2-6, dan 7-5.
Baca Juga: Piala Davis: Inggris Tantang Serbia, Finlandia Lawan Juara Bertahan Kanada
Kemenangan Sinner tersebut menjadi kunci lolosnya Italia ke final tahun ini. Pasalnya, Italia tertinggal di partai pertama setelah Lorenzo Musetti dikalahkan Miomir Kecmanovic dengan skor 7(9)-6(7), 2-6, dan 1-6.
Di nomor ganda, Sinner yang berpasangan dengan Lorenzo Sonego kembali mengalahkan Djokovic yang berduet dengan Miomir Kecmanovic. Sinner/Sonego menang dua set langsung dengan skor 6-3 dan 6-4.
Adapun Australia mendapatkan tiket ke final Piala Davis dengan mengalahkan Finlandia. Australia menang 2-0 setelah Alexei Popyrin mengalahkan Otto Virtanen dan Alex De Minaur menang atas Emil Ruusuvuori.
Mengingat laga Sinner dan De Minaur yang merupakan partai kedua, maka hasil laga ini akan krusial bagi kedua tim. Sejauh ini, Sinner unggul 5-0 dari lima pertemuan melawan De Minaur.
Pertemuan terakhir semestinya terjadi di Paris Masters pada 2 November lalu. Sinner menang tanpa bertanding karena Alex De Minaur memutuskan mundur.
Pertarungan sebelum itu terjadi di Kanada Masters, 14 Agustus silam. Ketika itu, Jannik Sinner mengalahkan De Minaur dengan skor 6-4 dan 6-1 di partai final.
Dengan demikian, bisa dikatakan pertemuan Sinner vs De Minaur di Malaga malam nanti merupakan pertarungan final ulangan Kanada Masters.
Dari sisi sejarah, Australia jauh lebih dominan karena mereka juara 28 kali dan tampil di 58 final. Mereka adalah finalis tahun lalu namun terakhir kali menjadi juara pada 2003.
Sedangkan Italia baru sekali juara pada 1976 dan enam kali menjadi runner-up. Final terakhir Italia di Piala Davis terjadi pada 1998 di mana ketika itu mereka dikalahkan oleh Swedia.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 6Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 7Gerindra Buka Pintu Koalisi 2029, Begini Respons PDIP
- 8Prediksi Skor Sevilla vs Barcelona 20 September 2026: Blaugrana Diprediksi Menang
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia








