Calon Tunggal, Marciano Norman Terpilih Lagi Sebagai Ketua KONI

AKURAT.CO, Marciano Norman kembali terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Pensiunan TNI dengan pangkat terakhir letnan jenderal tersebut akan memimpin KONI periode 2023-2027 setelah melewati periode pertama pada 2019-2023.
Sebagaimana dikabarkan Antara, Marciano Norman terpilih secara aklamasi sebagai calon tunggal dalam Musyawarah Olahraga Nasional (Musornas) XIV Tahun 2013 di Jakarta, Selasa (4/7). Hadir dalam seremoni ini Menteri Pemuda Dan Olahraga, Dito Ariotedjo.
Marciano mendapatkan dukungan dari 38 KONI provinsi. Sebanyak 69 dari total 72 organisasi induk cabang olahraga juga memberikan suaranya untuk pria berusia 68 tahun yang pernah menjadi Kepala Badan Intelijen Negara periode 2011-2015 tersebut.
Di periode keduanya, Marciano Norman mengatakan bahwa KONI akan mengerjakan program yang tertunda karena pandemi Covid-19. Selain itu, pekerjaan terdekat adalah mempersiapkan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024.
“Saya akan segera mempersiapkannya dan berfokus bagaimana PON tersebut dapat berhasil dengan baik. Saya juga berharap pada media agar terus dapat bersinergi dalam memajukan olahraga,” kata Marciano di sela Musornas.
Program lain yang bakal dilaksanakan Marciano adalah menggelar sejumlah kompetisi tambahan untuk meningkatkan kualitas atlet. Di antaranya adalah pekan olahraga beladiri, pekan olahraga pantai, pekan olahraga dalam ruang, dan pekan olahraga remaja.
Dari sisi sains olahraga, Marciano telah membangun kerjasama dengan sejumlah universitas terkemuka di Indonesia. Sementara untuk menghidupkan ekonomi olahraga, KONI periode lalu mengklaim telah menggandeng lebih dari 1.000 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal melalui Koperasi Indonesia Jaya Indonesia.
Marciano Norman adalah orang kedelapan yang menjadi Ketua Umum KONI sejak organisasi tersebut didirikan dengan nama Persatuan Olahraga Seluruh Indonesia (PORI) pada 1946. Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Agum Gumelar, dan Rita Subowo adalah beberapa nama yang pernah memimpin KONI.
Di periode pertamanya, Marciano Norman meninggalkan warisan PON Papua 2020 yang pelaksanannya digeser ke Oktober 2021 karena pandemi Covid-19. Pelaksanaan PON Papua juga membuat pulau paling timur Indonesia tersebut memiliki stadion berstandar internasional, yakni Stadion Lukas Enembe.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang



