Akurat Logo

Gara-Gara Krisis Rusia-Ukraina, Aryna Sabalenka Mengaku Dimusuhi Di Ruang Ganti

Riandar Fata Hudaya | 22 Maret 2023, 16:10 WIB
Gara-Gara Krisis Rusia-Ukraina, Aryna Sabalenka Mengaku Dimusuhi Di Ruang Ganti

AKURAT.CO, Petenis ranking dua dunia asal Belarusia, Aryna Sabalenka, mengaku bahwa perang Rusia dan Ukraina berdampak pada pergaulannya di lingkar dalam tenis dunia. Sabalenka mengatakan bahwa ia merasakan suasana permusuhan di ruang ganti turnamen sehubungan peran negaranya yang membantu Rusia menginvasi Ukraina.

“Sulit untuk memahami bahwa ada beberapa orang yang membenci saya tanpa alasan apapun. (Padahal) saya tidak melakukan apa-apa,” kata Sabalenka yang pada Januari lalu meraih gelar grand slam pertamanya di Australia Terbuka sebagaimana dipetik dari BBC.

Fakta nada permusuhan tersebut mengejutkan Sabalenka karena terjadi ruang ganti. Aryna Sabalenka mengatakan bahwa ia sempat mengalami percakapan yang aneh karena statusnya sebagai warga negara yang mendukung invasi Rusia ke Ukraina.

“Benar-benar sangat sulit bagi saya karena saya tidak pernah menghadapi kebencian sebesar itu di ruang ganti. Ada banyak pembenci di Instagram ketika Anda kalah di pertandingan, tetapi di ruang ganti saya tidak pernah menghadapi itu,” kata Aryna Sabalenka.

“Saya mengalami beberapa, bukan seperti pertengkaran, tetapi saya mengalami percakapan yang aneh dengan, bukan dengan para (petenis) putri, tetapi dengan anggota tim mereka. Itu sulit. Itu adalah periode yang sulit. Tetapi sekarang lebih baik.”

Invasi Rusia ke Ukraina telah memaksa petenis dari Belarusia dan juga Rusia untuk bertanding dengan bendera netral di kejuaraan internasional. Di Indian Wells pekan lalu, petenis asal Ukraina, Lesia Tsurenko, mundur dari pertandingannya melawan Aryna Sabalenka.

Tsurenko mengatakan bahwa ia mengalami serangan kepanikan setelah melakukan pembicaraan dengan Pemimpin Eksekutif Asosiasi Tenis Putri (WTA), Steve Simon, soal respons federasi itu terhadap serangan Rusia ke Ukraina.

Sementara itu, WTA juga mengeluarkan peringatan resmi terhadap petenis asal Rusia, Anastasia Potapova, yang mengenakan kostum salah satu klub sepakbola Rusia, Spartak Moskow, sebelum pertandingan melawan atlet asal Amerika Serikat, Jessica Pegula, di Indian Wells.

Adapun petenis asal Polandia, Iga Swiatek, menyebut bahwa tenis harus memberikan fokus lebih besar terhadap Ukraina setelah konflik memasuki tahun kedua. Eks petenis ranking satu dunia asal Belarusia, Victoria Azarenka, tak setuju dengan pernyataan Swiatek.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.