Akurat Logo

Cukup Dengan Petinju Southpaw, Joshua Pilih Jermaine Franklin Karena Ortodoks

Riandar Fata Hudaya | 8 Februari 2023, 23:01 WIB
Cukup Dengan Petinju Southpaw, Joshua Pilih Jermaine Franklin Karena Ortodoks

AKURAT.CO, Masalah gaya ternyata menjadi pertimbangan promotor terkemuka asal Inggris, Eddie Hearn, memilih pertarungan Anthony Joshua vs Jermaine Franklin. Hearn memilih Franklin yang bergaya ortodoks sebagai persiapan rentetan laga besar  Joshua yang merupakan petarung andalannya.

Hearn menjadwalkan Joshua melakukan tiga pertandingan pada tahun 2023 saja. Lawan yang dibidiknya adalah Dillian Whyte, Deontay Wilder, dan Tyson Fury yang berbeda dari lawan terakhir Joshua yang berkarakter southpaw, Oleksandr Usyk.

“Tim kepelatihan cenderung melihat bahwa ‘kami bakal menghadapi Wilder, Dillian Whyte, Tyson Fury’, (dan) tidak ada situasi untuk kembali dan menghadapi petarung southpaw,” kata Hearn sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.

“Jadi kami ingin dia (Joshua) menunjukkan semua yang dia latih bersama kami dan kami merasa dia seharusnya melakukan (pertarungan) itu melawan seorang petarung ortodoks.”

Laga Anthony Joshua vs Jermaine Franklin sendiri akan dihelat di O2 Arena, London, Inggris, 1 April mendatang. Ini adalah laga pertama bagi Joshua sejak dikalahkan dalam laga kedua menghadapi Oleksandr Usyk di Jeddah, Arab Saudi, 20 Agustus tahun lalu.

Sementara itu, Franklin akan membawa catatan 23 kemenangan dengan hanya sekali kalah ketika menghadapi Dillian Whyte. Petinju asal Amerika Serikat itu dikalahkan Whyte dalam laga 12 ronde di London, 26 November tahun lalu.

“Jelas, pertarungan Jermaine dengan Dillian Whyte menjadi patokan berarti untuk melihat di mana kami berada (saat ini),” ucap Hearn.

“Kami tahu dia adalah seorang (petinju) kelas berat dunia, tak perlu diragukan lagi soal itu. Dan dia mendapatkan persetujuan. Dia relevan, dia aktif setelah pertarungan melawan Dillian Whyte, penggemar Inggris tahu siapa dia, dan dia adalah petarung berbakat.”

Anthony Joshua vs Jermaine Franklin akan menjadi pertarungan ke-28 bagi nama pertama. Kemenangan melawan Franklin diyakini merupakan jalan bagi Joshua untuk kembali mencari peluang membidik pertarungan gelar juara dunia.

Joshua sendiri adalah mantan juara dunia kelas berat WBA, IBO, IBF, dan IBO sebelum gelarnya direnggut oleh Oleksandr Usyk pada pertarungan pertama di London, 25 September 2021. Anthony Joshua gagal merebut kembali gelarnya setelah kalah di laga kedua kontra Usyk tahun lalu.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.