Daud Yordan Bakal Naik Ring Lawan Petinju Ukraina Oktober

AKURAT.CO, Petinju nasional Indonesia, Daud Yordan, dijadwalkan akan kembali naik ring di Jakarta pada 14 Oktober mendatang. Pada pertarungan yang akan digelar di Balai Sarbini tersebut, Daud menghadapi petinju asal Ukraina, Zovrator Petrosian, untuk memperebutkan gelar kelas ringan super International Boxing Associaton (IBA).
Daud, 34 tahun, akan menempuh laga melawan Petrosian dalam upayanya untuk kembali bisa mendapatkan pertarungan kelas dunia. Daud yakin bisa mengalahkan petinju yang sepuluh tahun lebih muda darinya tersebut dengan kemenangan KO di bawah sepuluh ronde.
“Saya kira dengan pengalaman yang saya miliki dan usia yang jauh lebih matang, saya sangat optimistis bisa meraih kemenangan. Saya haus kemenangan KO dan yakin bisa mengalahkannya sebelum sepuluh ronde,” kata Daud sebagaimana dipetik dari Antara, Jumat (2/9). “Saya masih bisa membuktikan (sebagai) yang terbaik di kelas ini.”
Sejalan dengan itu, promotor yang menaungi Daud, Gustiantira Alandy, mengatakan bahwa pertarungan menghadapi Petrosian merupakan rangkaian dari usaha mengembalikan Daud ke jajaran elite dunia di kelasnya.
“Kami saat ini fokus mengejar peringkat dunia secara keseluruhan. Target kami akhir tahun ini membawa Daud masuk 50 besar. Pada awal tahun depan masuk 30 besar dan target utamanya adalah masuk sepuluh besar,” ucap Gustiantira.
Adapun Daud terakhir kali naik ring pada awal Juli lalu di mana ia mengalahkan petarung asal Thailand, Panya Uthok. Tampil di Balai Sarbini, Daud menjatuhkan lawan di ronde keenam sekaligus mempertahankan sabuk gelar kelas ringan juara WBC Asian Boxing Council Silver Super.
Daud saat ini punya catatan 46 pertarungan dengan 41 kemenangan dan empat kekalahan. Petarung yang bertarung dari Kayong Utara, Ketapang, Kalimantan Barat, tersebut tercatat pernah menjadi juara dunia kelas bulu IBO pada 2012 dan ringan IBO dua tahun kemudian.
Adapun calon lawannya, Zoravor Petrosian, saat ini tercatat 15 kali naik ring dengan rekor 13 kemenangan dan dua kekalahan. Laga terakhirnya terjadi di Eggenstein-Leopoldhsafen, Jerman, April silam, di mana Petrosian menang angka atas lawan asal Nikaragua, Robin Zamora.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan


