Akurat Logo

Tekuk Pelita Jaya Lagi, Satria Muda Back to Back Juara IBL

| 28 Agustus 2022, 21:18 WIB
Tekuk Pelita Jaya Lagi, Satria Muda Back to Back Juara IBL

AKURAT.CO, Satria Muda Pertamina Jakarta kembali menasbihkan dirinya sebagai tim bola basket terbaik Indonesia. Tim arahan Pelatih Youbel Sondakh itu sukses mempertahankan gelar Indonesia Basketball League (IBL) usai mengalahkan Pelita Jaya Bakrie Jakarta di final, Minggu (28/8).

Bertanding di GOR C'Tra Arena, Bandung, Jawa Barat, Satria Muda (SM) menang dengan skor meyakinkan 89-74 pada game kedua final IBL 2022. Kemenangan itu sudah cukup bagi tim dengan warna kebanggaan kuning tersebut mengunci gelar juara.

Sebab sebelumnya pada game pertama, Satria Muda juga berhasil mengalahkan Pelita Jaya, dengan skor 95-87 pada Sabtu (27/8).

Bagi Satria Muda, ini merupakan gelar ke-11 mereka dalam kompetisi bola basket tertinggi di Indonesia. Ini juga sekaligus memastikan Satria Muda sebagai yang terbaik dalam dua tahun terakhir, di mana pada musim lalu SM juga juara usai mengalahkan Pelita Jaya (PJ) dengan skor 2-1.

Jalannya Pertandingan

Memiliki modal tertinggal 1-0, Pelita Jaya langsung tancap gas sejak awal kuarter pertama. Muhammad Hadian Wicaksono membuka keunggulan PJ 0-5 lewat dua lay-up serta satu free thrownya.

Pemain asing PJ, Dior Alexandros Lowhorn menunjukkan kualitasnya sebagai andalan tim. Forward berusia 30 tahun itu memperlebar keunggulan PJ hingga 7-18, lalu 12-22.

Namun, Satria Muda mulai mengejar saat Brachon Lanalt Griffin melantai. Terbukti SM bisa memangkas jarak menjadi 21-24 pada kuarter pertama.

Satria Muda semakin bersemangat ketika memasuki kuarter kedua. Keadaan pun berbalik dengan SM yang menguasai jalannya pertandingan untuk mengubah skor menjadi 36-35.

Juan Laurent Kokodiputra dan Muhammad Sandy Ibrahim Aziz menjadi aktor kebangkitan untuk SM. Keduanya tercatat masing-masing mencetak sembilan angka dan SM pun unggul 47-41 hingga kuarter kedua berakhir.

Usai jeda paruh pertama, Pelita Jaya kembali tampil trengginas di awal. Lagi dan lagi, Lowhorn dan Wicaksono menunjukkan kapasitasnya sebagai pemain berkualitas dengan membawa PJ berbalik unggul 47-48.

Hanya saja, Satria Muda langsung meresponsnya dengan cepat dan kembali unggul. Griffin dan Laurentius Steven Oei seolah jadi mimpi buruk Pelita Jaya, karena keduanya mampu memperlebar jarak menjadi 62-53, lalu 66-59 di kuarter ketiga.

Pada kuarter pamungkas, Pelita Jaya berusaha keras untuk mengejar ketertinggalan. Namun, Satria Muda justru semakin menggila dan terus menambah skor 76-62. 

Andakara Prastawa Dhyaksa dan Decardo Romero Wanya Day tak henti-hentinya berupaya memangkas jarak. Sayang, pada akhirnya Satria Muda berhasil mengunci kemenangan lewat lay-up Griffin untuk mengakhiri pertandingan dengan skor 89-74.

Dua pemain Pelita Jaya, Prastawa dan Lowhorn menjadi pencetak angka terbanyak pada laga ini dengan 18 poin. Diikuti Wicaksono dengan 14 angka.

Sementara dari kubu Satria Muda, perolehan angka cukup merata. Setidaknya ada lima pemain yang mencatatkan double digit, yang dipimpin oleh Laurentius Oei dengan 13 poin. Kemudian Griffin, Arki Dikania Wisnu, dan Reza Falconi dengan 12 poin, serta Juan Laurent Kokodiputra dengan 11 poin.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.