AKURAT.CO, Keseriusan Tim Nasional Karate Indonesia untuk meraih prestasi maksimal di SEA Games 2021 tidak main-main. Mereka bahkan sampai mendatangkan pelatih asing, yakni Farouk Abdessalem dari Prancis.
Pelatih Kepala Timnas Karate Indonesia, Idris Taher Gusti mengatakan, kedatangan Farouk merupakan bagian dari persiapan timnya jelang berlaga di SEA Games 2021. Pelatih berusia 30 tahun itu direkrut untuk membantu persiapan para karateka Indonesia untuk segi non teknis.
"Kami datangkan satu pelatih asing Farouk (Abdessalem) untuk menambah daya dobrak tim, terutama di non teknis nya. Dia datang sejak sebulan yang lalu tanggal 16, bulan kemarin Maret," kata Idris kepada awak media, usai menerima kedatangan tim Chef de Mission (CdM) Indonesia bersama dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (25/4).
"Coach Farouk ini akan sampai Asian Games 2022 nanti. Karena karate non teknis-nya lebih dominan, jadi atlet-atlet kami ini sebenarnya levelnya sudah level dunia."
Karate memang menjadi salah satu cabang olahraga (cabor) yang diandalkan untuk mendulang medali emas. Berkekuatan sebanyak 19 karateka yang terdiri dari delapan karateka putri dan sebelas karateka putra, karate ditargetkan oleh pemerintah untuk bisa menyumbangkan tiga emas.
Idris pun sangat optimistis anak asuhnya mewujudkan target tersebut. Bahkan, dia juga cukup percaya diri bahwa Timnas Karate Indonesia bisa menyumbangkan lebih banyak emas, mengingat persiapan timnya yang sudah hampir 100 persen.
"Alhamdulilah untuk saat ini 90 persen persiapan sudah oke. Kemarin di Kamboja, kami coba turun lawan tim-tim yang kuat lawan seperti Vietnam dan Malaysia. Kami urutan kedua dengan lima medali emas. Jadi insyaallah di Vietnam nanti kita pertahankan itu," katanya.
Timnas Karate Indonesia memang baru saja mengikut Kejuaraan Federasi Karate Asia Tenggara (SEAKF) 2022 di Kamboja pada 21-28 Maret lalu. Mereka berhasil meraih lima medali emas, tiga perak, dan enam perunggu.
Keempat medali emas disumbangkan oleh Krisda Putri Aprilia dari nomor kata perseorangan putri, Ahmad Zigi Zaresta Yuda pada kata perseorangan putra, Ignatius Joshua pada kumite putra kelas -75 kg, Dessynta Banurea dari kumite putri kelas +68 kg, dan kumite beregu putri.
Lebih jauh, Idris berjanji bahwa pencapaian Timnas Karate Indonesia di SEA Games 2021 nanti akan lebih baik dari edisi sebelumnya, di mana para karateka Merah Putih hanya mendapatkan dua emas, tiga perak, dan empat perunggu.
"Kebetulan di Filipina kemarin saya juga pelatihnya, jadi insyaallah di Vietnam nanti akan lebih baik. Karena tim yang kemarin turun di Kamboja itu bisa kami baca. Itu tim inti dari semua negara selain Timor Leste dan Laos, yang paling tidak dua kekuatan itu bisa kami baca karena tidak ikut," tutup Idris.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





