Simone Biles Kembali Mundur di Dua Nomor Perorangan
AKURAT.CO, Pesenam terbaik Amerika Serikat, Simone Biles, kembali memutuskan untuk tidak turun bertanding di dua final Olimpiade Tokyo 2020. Setelah tidak tampil di final beregu putri dan all-around perorangan, Biles kini mundur dari final meja lompat (vault) dan palang bertingkat (uneven bars).
Dua final tersebut sedianya dihelat di Ariake Gymnastic Centre, Tokyo, Jepang, Minggu (1/8). Kini, Biles belum pasti tampil di dua final lain, yakni senam lantai (floor) pada 2 Agustus dan balok keseimbangan (balance beam) pada 3 Agustus.
“Setelah konsultasi lanjutan dengan staf medis, Simone Biles telah memutuskan untuk mundur dari perhelatan final untuk meja lompat dan palang bertingkat,” kata Tim Nasional Senam AS dalam pernyataan resminya sebagaimana dipetik dari BBC.
Biles, yang merupakan peraih empat medali emas di Olimpiade Rio De Janeiro dan disebut sebagai pesenam terbaik di era modern, mundur karena ingin berfokus pada kesehatan mental. Atlet berusia 24 tahun tersebut mengaku secara kejiwaan cukup terbebani dengan tekanan di Olimpiade Tokyo.
“Kami tetap mengagumi Simone, yang terus melanjutkan untuk mengatasi situasi ini dengan keberanian dan terhormat, dan juga seluruh atlet yang tampil selama keadaan yang tak terprediksi ini,” kata Tim Nasional Senam AS.
Sungguh pun Biles mundur di nomor all-around, AS tetap mendapatkan emas melalui Sunisa Lee. Pada partai final, Biles berada di bangku penonton untuk memberikan semangat pada rekan senegaranya tersebut.
Kini, Amerika Serikat berharap pada MyKayla Skinner dan Jade Carey yang akan tampil di nomor meja lompat. Carey dan Skinner lolos ke final setelah menempati posisi kedua dan keempat di sesi kualifikasi.
Tim senam putri AS sejauh ini baru mengumpulkan satu emas dan satu perak. Di nomor beregu putri, tanpa kehadiran Biles AS hanya bisa meraih perak setelah dikalahkan oleh tim Rusia yang bertanding dengan bendera netral dengan nama ROC.
Secara keseluruhan, ROC memimpin perolehan medali cabang senam dengan dua emas dan dua perunggu. Jepang di posisi kedua dengan satu emas dan satu perak sementara AS di tempat ketiga dengan satu emas dan satu perak.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit



